oleh

Penyuluh Agama Punya Peran Penting Edukasi Masyarakat

TIMIKA – Para penyuluh agama mempunyai yang sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, meningkatkan relasi antar dan inter umat beragama. Hal itu terungkap dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keagamaan Papua, “Pelatihan Teknis Substantif” Moderasi Beragama Angkatan IV Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tahun 2020, di Hotel Horison yang akan berlangsung selama lima hari mulai Selasa-Sabtu (15-19/9).

Kegiatan Diklat Penyuluh Agama (multi agama) PNS/Non PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika ini, diikuti oleh puluhan peserta.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Utler Adrianus, SE mengharapkan peran penyuluh agama dalam memberikan edukasi (pendidikan) kepada masyarakat agar bisa menghargai tiap-tiap pemeluk agama lain dalam rangka meningkatkan relasi antar dan inter umat beragama.

Moderasi beragama menurutnya, memodifikasi para penyuluh agama di dalam mengajarkan ajaran agama yang diyakininya kepada masyarakat luas.

“Bukan nilai-nilai ajaran agamanya yang dimoderasi, akan tetapi cara, metode dan silabusnya yang harus terus dimodifikasi,” ujarnya.

Tujuan Diklat ini, menurut Utler, agar penyuluh agama non PNS ini dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Dan sasaran kegiatan ini, agar terdidik dan terlatihnya para peserta Diklat di dalam memberikan bimbingan di wilayah moderasi beragama dengan professional dan penuh tanggung jawab.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Provinsi Papua ini masih akan berlangsung selama empat hari kedepan.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini pelatihan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu jarak duduk peserta yang direnggangkan minimal 1 meter dan peserta wajib mengenakan masker.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *