oleh

Disperindag Diminta Tata Lapak dengan Baik

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diharapkan memastikan lapak yang akan ditempati oleh para pedagang yang direlokasi dari Eks Pasar Swadaya dan Pasar Gorong-Gorong ke Pasar Sentral sudah tersedia dan tertata dengan baik.

Penataan lapak para pedagang di Pasar Sentral ini harus dilakukan dengan maksimal agar mereka dapat berjualan dengan tenang dan tidak terjadi masalah perebutan lapak.

Ketua Komisi B Rizal Pata’dan saat dihubungi Radar Timika, Selasa (15/9) kemarin mengatakan, dewan sendiri sangat menyetujui adanya relokasi pedagang dari Eks Pasar Swadaya (Pasar Lama) dan Pasar Gorong-Gorong ke Pasar Sentral yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika. Menurutnya masalah relokasi para pedagang di dua pasar ini memang menjadi dilema bagi pemerintah yang terus berusaha untuk memusatkan satu lokasi transaksi jual beli di Pasar Sentral.

Jika ada pasar-pasar bayangan di luar PP pusat pasar yakni Pasar Sentral, tentu akan “mematikan” jualan para pedagang sendiri.

Dikatakanya, pasar khusus untuk lapak mama-mama Papua di Pasar Sentral juga masih amburadul dan perlu penataan. Penataan ini juga ia harapkan jangan ada kesan pilih kasih yang dilakukan oleh pemerintah.

Agar mendapatkan informasi yang mendetai soal penempatan lapak para pedagang di Pasar Sentral, setelah mengikuti agenda Bimtek dewan di luar kota, kata Rizal bersama anggota Komisi B lainnya, ia akan turun langsung ke lokasi tersebut guna mempertanyakan masalah ini.

“Saya sangat mendukung langkah langkah yang dilakukan kepala dinas perdagangan, pengaturan lapak para pedagang harus diperbaiki karena masih amburadul, pekan depan kami sudah di Timika jadi atensi kami komisi B untuk turun ke lapangan mencari informasi langsung ke pedagang,” jelas Rizal.

Diungkapkannya lagi, mengenai tempat di Pasar Sentral harus diatur dengan baik. teknisnya diserahkan kepada dinas, KK karena masih ada blok A dan B belum dimanfaatkan.

“Ke depan harus dibicarakan kepada para pedagang yang telah terdata, duduk bersama, ditata dengan baik dimana penjual sayur mayur, pakaian, ikan dan daging,” imbuh Rizal. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *