oleh

Kota Timika Makin “Merah”

Kumulatif Positif Tembus 1.024 Kasus,

Prediksi wabah virus corona atau Covid-19 di Mimika berakhir pada bulan Agustus ternyata meleset. Memasuki September, kasus malah kembali meningkat hingga menembus angka 1.024 secara kumulatif. Pusat penyebaran berada di wilayah Kota Timika, bukan lagi Tembagapura.

Berdasarkan data yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, kasus mencapai angka 1.024 setelah ada penambahan 27 kasus baru pada Selasa (15/9). Dimana hampir semuanya berada di seputar Kota Timika.

Dari Distrik Mimika Baru ada 11 kasus baru. Ini membuat  Mimika Baru menjadi distrik dengan kasus aktif tertinggi sebanyak 88 kasus. Itu tersebar di 10 kelurahan dan satu kampung. Tiga kelurahan zona merah yakni Kwamki, Pasar Sentral dan Koperapoka.

Distrik Wania juga kembali menyumbang kasus yang terbilang tinggi. Kasus aktif di Wania sekarang ini ada 45 tersebar di lima kelurahan dan kampung. Dua kelurahan yakni Wonosari Jaya dan Inauga masuk kategori zona merah. Padahal wilayah ini sempat turun ke zona kuning.

Kuala Kencana yang selama ini selalu berada di zona kuning, kini menjadi zona merah. Bahkan akhir-akhir ini, temuan kasus baru di wilayah Kuala Kencana cukup tinggi. Ada 36 kasus aktif, dimana Kelurahan Kuala Kencana jadi tertinggi dengan 24 kasus dan Kelurahan Karang Senang 12 kasus.

Portsite, Distrik Mimika Timur Jauh yang merupakan salah satu klaster penyebaran Covid-19 kini terdapat 48 kasus aktif. Sementara Distrik Tembagapura menyisakan 17 kasus aktif padahal sebelumnya menjadi wilayah dengan penyebaran cukup tinggi.

Dari 1.024 kumulatif kasus Covid-19, sebanyak 783 orang pasien dinyatakan sembuh. Kasus aktif 234 dan pasien yang meninggal dunia tercatat 7 orang. Namun ada juga 19 pasien probable atau PDP yang meninggal dunia. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *