oleh

Masjid-Masjid Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

KasusCovid-19 di Kabupaten Mimika masih terus bertambah. Agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas, umat Muslim diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ketika beribadah di masjid.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ustadz H Abdul Muthalib Elwahan kepada Radar Timika, Rabu (16/9). Dikatakan, imbauan itu sudah diteruskan melalui  masjid di seluruh Indonesia, kemudian disiarkan setiap masuk waktu salat kepada masyarakat.

“Semua masjid sudah berulang-ulang menyampaikan ke umat untuk tetap mematuhi standar protokoler kesehatan,” ujarnya.

Lanjutnya, mulai dari salat subuh, salat dzuhur, ashar, magrib dan isya, tidak henti-hentinya umat Muslim diajak untuk selalu menerapkan 3 M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

Seperti diketahui, saat ini angka Covid-19 di Mimika terus meningkat. Maka menurutnya hal ini harus jadi perhatian serius seluruh umat Muslim di Kabupaten Mimika. Para pengurus DKM se-Mimika juga diharapkan dapat mendukung penuh penerapan protokoler kesehatan saat ini. Jika umat Muslim dapat mematuhi protokoler kesehatan, maka secara tidak langsung sudah ikut mendukung upaya pemerintah agar rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus.

Untuk diketahui, yang perlu dilaksanakan dalam penerapan protokoler kesehatan yakni dengan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum berangkat ke masjid. Anak-anak, orang tua atau orang yang sakit tetap berada di rumah saja. Membawa Al-Quran sendiri dari rumah atau membacanya melalui handphone masing-masing, membawa/menggunakan sajadah/sarung/mukena sendiri, jaga jarak kurang lebih 2 meter antar jamaah dan hindari bersalaman atau kontak fisik lainnya, selalu menggunakan masker setiap ke Masjid, lebih baik Berwudhu dari rumah dan hindari berkerumun saat masuk dan keluar dari masjid.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *