oleh

Penumpang KM Tatamailau Langsung Di-rapid Test

* Pelayaran Perdana Akibat Pandemi Covid-19

* 356 Penumpang Turun di Timika

Kedatangan KM Tatamailau pertamakalinya usai dihentikannya layanan pelayaran transportasi laut akibat Pandemi Covid-19,

Sekitar 356 penumpang KM Tatamailau turun di Pelabuhan Pomako pada Rabu (16/9) sekitar pukul 02.30 dini hari. Pelayaran ini merupakan pelayaran perdana kapal penumpang Pelni usai dihentikan sementara akibat Pandemi Covid-19.

Penumpang yang tiba langsung dilakukan pemeriksaan surat keterangan kesehatan maupun oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Mapurujaya. Dari 356 penumpang ada 17 orang yang dilakukan rapid test di pelabuhan.

Kepala Puskesmas Mapurujaya, Onna Bunga kepada Radar Timika di Pomako, Rabu (16/9) subuh kemarin mengatakan, ke-17 orang yang dilakukan rapid test, merupakan penumpang yang memang mengantongi surat covid, akan tetapi surat tersebut tidak memiliki SIP dokter, dimana mereka ini hanya melakukan test covid di rumah sakit swasta dari tempat asal mereka.

“17 orang ini tadi memang mengantongi surat covid tetapi tidak memiliki SIP dokter dan mereka langsung kami lakukan rapid tanpa dibebankan biaya,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, ke 17 orang yang dilakukan rapid test di pelabuhan semuanya negatif.

Para penumpang yang turun hanya melalui satu pintu saja. Hal itu bertujuan agar lebih efektif dalam melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan ini, Puskesmas Mapurjaya menurunkan Tim Covid -19 yang dibagi dalam beberapa tugas.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Pelni Cabang Timika, Dadang Rukmana mengatakan, kapal tersebut membawa 385 penumpang. Hanya saja yang turun di Pelabuhan Pomako berjumlah 356 penumpang, sementara sisanya penumpang lanjutan ke pelabuhan Merauke.

“Untuk pagi ini tidak ada penumpang yang naik dari pelabuhan Pomako kita hanya menerima penumpang yang turun saja,” ungkapnya.

Ia menerangkan hal itu sesuai dengan surat edaran Bupati Kabuten Merauke bahwa hingga saat ini mereka belum menerima penumpang yang turun. Di Merauke memang belum dibuka untuk umum. Namun memang ada kebijakan untuk ASN, TNI Polri, pelajar dan Mahasiswa.

Ia menjelaskan, petugas Pelni juga berkoloborasi dengan tim gugus tugas serta petugas-petugas yang ada dalam mengawasi penumpang yang turun.

“Kita dari PLNI hari ini semua memakai APD yang lengkap dan itu memang instruksi dari pusat,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan Radar Timika di Pelabuhan Pomako, Rabu dini hari, sejumlah penumpang yang turun dilakukan pemeriksaan ketat okeh petugas kesehatan. Tidak hanya itu, petugas keamanan dari Polsek Pelabuhan juga melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang dari bahan-bahan berbahaya.

KM Tatamailau datang dari pelabunan Bitung Manado dan tiba di Pomako pukul 02.30 waktu Papua.  Kapal tersebut merupakan kapal Pelni pertama yang kembali berlabuh di Pomako semenjak 7 bulan terakhir akibat adanya pandemi Covid -19.

Adapun petugas yang terlibat dalam pengawasan penumpang yang turun yakni diantaranya, petugas kesehatan puskesmas Mapurujaya, aparat Polsek Pelabuhan, Satpol PP, KPLP dan petugas Pelni Cabang Timika. (itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *