oleh

Pos SAR Asmat Cari Long Boat Berpenumpang Empat Orang

Yang Terkendala Mesin di Muara Atsy

Pos SAR Asmat melakukan operasi pencarian terhadap sebuah long boat yang dilaporkan mati mesin. Di dalam long boat, terdapat empat orang yang hendak berangkat dari Distrik Agats menuju Distrik Fayit.

Menurut Kepala SAR Timika, Monce Brury SIP melalui Humas SAR Timika, Muhammad dalam keterangan tertulis Rabu (16/9) siang, long boat bermesin 15 PK berpenumpang empat orang tersebut, awalnya berangkat pada Selasa (15/9) jam tiga dini hari dan direncanakan tiba jam dua siang. Namun di perjalanan, kapal yang ditumpangi mengalami kendala mesin.

“Long boat tersebut mengalami kerusakan mesin di Muara Atsy. Karena panik, salah satu korban sempat menghubungi keluarga yang kemudian melaporkannya ke Pos SAR Asmat untuk meminta pertolongan,” tulisnya.

Setelah menerima laporan itu, Kepala Kantor SAR Timika, Monce Brury pun menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi. Di mana tim terdiri dari personel Pos SAR Asmat, Pol Airud dan Pos TNI AL dengan menggunakan RIB 400 PK

“Sampai berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi kepada para korban,” ungkapnya.

Adapun nama-nama penumpang dalam long boat tersebut antara lain ialah Simon Asing Gambut, Gabriel Ginamber, Albertina Pisu dan Lukas Kamayap.

Sekitar pukul delapan malam, Muhammad mengabarkan bahwa tim SAR gabungan di Asmat yang melakukan pencarian terhadap long boat berpenumpang empat orang tersebut belum berhasil. Sebab ketika tim SAR gabungan menuju tempat tersebut, kapal yang dicari tidak dapat ditemukan. Tim juga sempat melakukan penelusuran namun tetap saja tidak menemukan keberadaan kapal yang dimaksud.

“Kami juga berkomunikasi dengan keluarga korban namun kabarnya kapal belum sampai di Fayit. Karena setelah dicari tidak ada, tim pun kembali ke Pos SAR Asmat karena hari mulai gelap. Rencananya akan dilakukan kembali pencarian pada pagi hari,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *