oleh

Senin, Pemkab Puncak Umumkan Hasil CPNS 2018

JAYAPURA – Kabar gembira bagi masyarakat di Kabupaten Puncak Papua, khususnya para pencari kerja (pencaker) yang mengikuti tes CPNS formasi 2018. Pasalnya Senin (21/9) mendatang Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Badan Kepegawaian Kabupaten Puncak, akan mengumumkan hasil tes CPNS 2018. Demikian hal tersebut diungkapkan Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi didampingi Sekda Kabupaten Puncak Drs Abraham Bisay dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Puncak Elkana Waropen, SE di kediamannya di Jayapura, Jumat(18/9).

Terkait Hal itu Bupati berharap kepada para pencaker di Kabupaten Puncak, agar tetap mentaati dan menerima hasil yang telah dikeluarkan BKD Kabupaten Puncak. Karena sistem tes kali ini berbeda dengan sistem penerimaan sebelumnya, yakni dengan cara sistem online yang diikuti para pencaker yang merupakan anak asli dari Kabupaten Puncak. Di Puncak Papua sendiri tidak ada pencaker dari luar papua, alias 100 persen anak asli Papua asal Kabupaten Puncak.

“Sistem penerimaan formasi 2018 lalu berbeda dengan penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya. Karena kali ini menggunakan sistem online, yang ikut tes juga anak asli Puncak sendiri. Para pencaker sendiri yang menentukan kelulusan, karena langsung ditempel nilainya secara transparan, tidak bisa diintervensi oleh Bupati, Wakil Bupati atau pejabat di Kabupaten Puncak, Ini merupakan hasil dari pencaker itu sendiri,” kata Bupati.

Lanjut Bupati, ketika hasil CPNS diumumkan pada Senin nanti, para pencaker harus menerima dan tidak boleh melakukan intervensi, demo atau lainnya. Sebab bocoran yang diperoleh, 100 persen yang lolos merupakan anak asli Puncak.

“Ya, nanti diumumkan baru kita lihat. Tapi 100 persen anak asli Kabupaten Puncak,” tambahnya.

Sementara itu, ketika disinggung soal alasan keterlambatan pengumuman hasil CPNS di Kabupaten puncak, kata Bupati, bukan hanya Puncak yang terlambat, namun rata-rata hampir semua kabupaten di Papua terjadi keterlambatan, mengikuti tahapan kondisi ketika aspirasi masyarakat agar penerimaan CPNS harus 100 anak asli Puncak.

Sehingga saat itu Gubernur bersama para Bupati memperjuangkan ke Pusat agar 100 persen penerimaan CPNS anak asli Papua. Selain itu ada beberapa administrasi yang harus dilengkapi para pencaker yang telah tembus CPNS, sehingga menyebabkan keterlambatan.

“Keterlambatan ini hampir rata-rata dialami seluruh kabupaten yang ada di Papua. Namun saya bersyukur kepada BKD yang bekerja maksimal dan akhirnya bisa diumumkan pada Senin ini,” ungkap Bupati.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Puncak, Elkana Waropen, SE mengatakan jumlah formasi yang akan diumumkan di Hari Senin yaitu berjumlah 409 formasi yang semuanya merupakan anak asli Kabupaten Puncak. Karena pada saat pendaftaran hingga pelaksanaan tes hanya anak-anak asli Puncak yang mengikuti. Tidak ada pencaker dari luar puncak.

Ditambahkan Elkana, teknis pengumuman sendiri akan dilakukan dengan cara menempel nama-nama di Kantor Bupati Puncak dan Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Puncak, serta akan diumumkan melalui media massa, sehingga para pencaker bisa melihat secara transparan.(kominfo puncak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *