oleh

Dewan Dukung Jika PSBB Kembali Diberlakukan

KALANGAN dewan mendukung pemerintah dalam langkahnya, untuk memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB), mengingat angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Mimika semakin bertambah.

Namun, pimpinan DPRD Aleks Tsenawatme berharap keputusan PSBB bisa menunggu hadir, lengkapnya Pemerintah Eksekutif dan Legislatif bersama Forkopimda Mimika.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua 1 DPRD, Aleks Tsenawatme, Senin (21/9). Dikatakannya, DPRD Mimika mendukung akan diberlakukannya PSBB sebagai status tanggap COVID-19 terbaru di Mimika.

“Kami mendukung upaya yang dilakukan oleh pemerintah apabila memang kembali memberlakukan PSBB, ini memang harus dilakukan karena melihat grafik kenaikan angka Covid yang terus bertambah,” jelas Aleks.

Hal ini melihat dari naiknya angka sakit korona baru, yang menyentuh di angka kumulatif sebanyak 1.198 kasus per 20 September pukul 20.00 WIT malam dengan 347 kasus aktif dalam perawatan.

Dilaporkan 1 orang meninggal, sehingga total sudah 13 orang meregang nyawa karena pandemi global ini.

Aleks mengungkapkan, status tanggap COVID-19 menjadi ranah tim gugus percepatan penanggulangan. Apabila evaluasi tim mengarahkan pada pemberlakuan PSBB, maka hal itu penting untuk dilaksanakan.

Hanya saja Aleks meminta agar keputusan menunggu kehadiran baik Bupati maupun para anggota dewan di Timika. Sehingga bisa mengambil keputusan bersama pemerintah eksekutif dan legislatif bersama Forkopimda Mimika.

Legislator asal partai Nasdem Aleks Tsenawatme menambahkan, kesadaran warga juga menjadi hal penting dalam peperangan melawan COVID-19 di Mimika. Banyak warga masih belum sepenuhnya sadar akan bahaya sakit global ini, sehingga acuh tak acuh pada penerapan protokol kesehatan dalam hidup sehari-hari.

Pemerintah melalui dinas terkait diminta untuk melakukan terobosan dalam sosialisasi, agar warga lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan. Ia berharap penanggulangan COVID-19 di Mimika dapat berjalan dengan baik, sehingga Mimika kembali menghijau. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *