oleh

Sejumlah Guru Honorer Jadi Korban Penipuan

Sejumlah guru honorer di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Mimika, beberapa waktu lalu mendatangi kantor Pelayanan Polres Mimika guna melaporkan kasus penipuan yang dialami mereka.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK saat ditemui Radar Timika, Kamis (24/9) kemarin di ruang kerjanya mengungkapkan, bahwa guru honorer yang berjumlah lima orang lebih melaporkan kasus penipuan yang mereka alami.

Dimana menurut Kasat Reskrim, sejumlah guru honorer tersebut mengaku ditelepon oleh seseorang yang mengaku dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika. Pelaku menjanjikan bisa membantu para korbannya untuk mempercepat proses pengangkatan mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jadi ada guru-guru di telepon oleh salah satu oknum yang mengaku dari Dinas Pendidikan, terkait dengan pengangkatan. Kemudian dimintai dana sekian juta, dengan bahasa biar SK mereka cepat keluar,” ujarnya.

Namun setelah dilakukan pengecekan oleh tim penyidik Satreskrim Polres Mimika, nomor kontak tersebut keberadaannya di Provinsi Kepulauan Riau dan Kalimantan. “Jadi dana yang sudah di kirim bervariasi, ada yang Rp 5 juta, 3 juta, ada yang 2 juta, ada lagi yang 5 juta lebih. Jadi setelah mereka di telepon, tidak pakai lama mereka langsung menuju ATM untuk lakukan transaksi,” jelas AKP Hermanto.

Selanjutnya ia mengatakan pihaknya kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait kasus penipuan itu. “Masih kita dalami lagi, apakah ada jaringan mereka di Timika atau tidak,” ungkapnya.

Menurut kata AKP Hermanto kasus penipuan saat ini memang sedang marak, dengan berbagai macam modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana.

“Bahkan ada yang telepon ke sejumlah pejabat maupun manajemen perusahaan dan pakai nama saya untuk minta-minta tiket dari Jakarta ke Timika. Untung belum ada yang jadi korban, jadi mereka sempat hubungi saya untuk pastikan apakah saya minta tiket? saya jawab tidak pernah. Makanya saya imbau kalau ada yang telepon dengan menggunakan nomor 085265662694, dan atas nama saya jangan percaya, karena itu modus penipuan,” papar Kasat Reskrim. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *