oleh

Penyelidikan Kematian Pendeta di Hipadipa Intan Jaya Masih Berjalan

BERKAITAN dengan kasus penembakan seorang Pdt Yeremia Zanambani di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, polisi masih terus melakukan penyelidikan. Wakapolda Papua, Brigjen Pol Matius D Fakhiri memastikan, langkah-langkah penyelidikan sudah diambil untuk mendalami peristiwa tersebut.

Brigjen Matius Fakhiri di Timika, Jumat (25/9) kemarin mengatakan, langkah-langkah penyelidikan sudah dilakukan terkait tertembaknya pendeta Yeremia di Intan Jaya yang diduga dilakukan KKB pada Sabtu (19/9) pekan lalu. Ia menyatakan, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, telah memerintahkan Polres di Intan Jaya mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami masih terus bekerja sama tim yang dibentuk. Kalau sudah selesai, mungkin bisa dikonfirmasikan ke pak Kapolda langsung ya. Pasti akan diungkapkan,” ujarnya.

Diungkapkan pula, beberapa waktu lalu, dirinya juga sempat mengunjungi Kabupaten Intan Jaya. Kedatangannya ke Intan Jaya untuk mengunjungi, sekaligus menengok kondisi anggota Polri dan Brimob yang bertugas.

“Saya ke sana untuk lihat mereka sehat-sehat atau tidak. Karena kan tiap kali katanya ada penembakan-penembakan terus. Ya alhamdulillah, semua personel sehat dan tetap mau melayani masyartakat di Intan Jaya,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya personel tambahan yang akan ditempatkan di Intan Jaya, ia menyampaikan hal itu tidak akan dilakukan. Sebab, ia menilai jumlah personel yang ada di kabupaten tersebut masih mencukupi.

“Kami masih mampu dan siap untuk melayani masyarakat di sana sampai titik darah penghabisan,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *