oleh

Pembatasan Mulai Diberlakukan Hari Ini

“Jam 9 malam bukan orang baru pulang. Jadi pergerakan hanya paling lambat jam 20.30 WIT. Sehingga tepat jam 21.00 WIT jalan sudah ditutup,” tandas Yulianus Sasarari.

Masa sosialisasi penerapan new normal yang disertai pembatasan aktivitas sudah selesai. Sesuai kesepakatan bersama Bupati Mimika dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), maka pembatasan aktivitas mulai diberlakukan hari ini.

Ketua Tim Pokja Covid-19, Yulianus Sasarari yang dihubungi Radar Timika pada Sabtu (26/9) lalu mengatakan, tim sudah melakukan persiapan dan hari ini Senin (28/9) mulai turun lapangan untuk melakukan pengawasan.

Model pengawasan yang akan dilakukan kata Sasarari, berbeda dengan Pembatasan Sosial Diperketat dan Diperluas (PSDD). Dimana kali ini, tim akan berada di lokasi yang ditentukan untuk melakukan pengawasan mulai dari pagi hingga malam. “Kami sudah pertemuan dengan Kapolres, Dandim terkait pelaksanaan Senin besok. Semua bergerak sesuai fungsi masing-masing. TNI dan Polri backup pengamanan,” katanya.

RAZIA MASKER- Tim gabungan TNI, Polri, BNPBD dan BTB saat melakukan razia penggunaan masker di lampu merah Jalan Hasanuddin.

Pada siang hari lebih fokus pada pengawasan penggunaan masker bagi warga yang melakukan aktivitas. Kemudian pada malam hari, untuk memastikan tidak ada lagi warga yang berkeliaran di luar rumah maka akan dipasang portal di beberapa titik. “Jam 9 malam bukan orang baru pulang. Jadi pergerakan hanya paling lambat jam 20.30 WIT. Sehingga tepat jam 21.00 WIT jalan sudah ditutup,” tandas Yulianus Sasarari.

Tidak hanya warga yang melintas di jalan, tim akan memastikan penerapan protokol kesehatan di setiap tempat usaha. Jika ada yang kedapatan maka akan diberi sanksi sesuai dengan yang sudah ditetapkan bersama dan dituangkan dalam Peraturan Bupati.

Sasarari menambahkan, bukan hanya fokus pada jalan utama di seputar kota tapi pengawasan juga akan dilakukan sampai ke lorong-lorong. Pasalnya ketika jalan utama ditutup justru masyarakat banyak berkumpul di gang-gang. Sehingga tim harus memastikan tidak ada perkumpulan. “Nanti kita lihat beberapa titik, karena di lorong-lorong juga masih ada yang berkumpul,” ujarnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *