oleh

Uji Coba, Ekowisata Mangrove Dibuka 1 Oktober

TIMIKA – Mulai Kamis (1/10) mendatang masuk di kawasan ekowisata mangrove Pomako akan dikenakan retribusi. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) akan melakukan uji coba selama tiga bulan kedepan yakni Oktober, November dan Desember.

Rencana itu diungkapkan Kepala Disparbupora, Bernadinus Songbes yang ditemui di Kantor Bappeda, Senin (28/9) kemarin. Uji coba dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas kawasan wisata mulai dari tempat parkir hingga fasilitas yang ada.

Meski baru uji coba namun dikatakan Songbes, pengunjung mulai dikenakan retribusi. Ada dua jenis retribusi yang harus dibayar pengunjung. Pertama parkir yang tarifnya bervariasi. Kendaraan roda dua, roda empat dan bus berbeda. Kedua retribusi wisata yang dikelompokkan menjadi dua yakni anak-anak dan dewasa.

Disparbudpora sudah berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Karcis sudah dicetak berdasarkan Perda Pajak dan Retribusi Daerah. “Kita rencana mau uji coba, karena sebagian fasilitas sudah ada di sana. Lalu banyak pengunjung yang turun setiap hari. Sehingga kita mau uji coba selama tiga bulan sebelum launching,” terangnya.

Penerapan retribusi ini sekaligus menghilangkan pungli yang diungkapkan Songbes marak terjadi sejak adanya fasilitas. Bahkan ada pedagang yang datang berjualan membangun kios tapi akhirnya sudah ditertibkan. Ini juga kata dia menjadi salah satu lahan pungli oleh oknum tertentu yang memagih Rp 150 ribu per bulan dari setiap pedagang.

Songbes mengakui fasilitas belum terlalu memadai terutama tempat parkir karena di sana ada beberapa bangunan yang bukan milik pemerintah. Area parkir diprediksi hanya bisa menampung 6 unit bus. Sehingga ia berharap dalam pengembangan kedepan lahan parkir harus jadi perhatian.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *