oleh

Lakukan Reses di Beoga Timur, Ketua DPRD Puncak Disambut Masyarakat

TIMIKA – Ketua DPRD Kabupaten Puncak, Lukius M Newegalen, SIP melakukan reses ketiga tahun ini di awal September 2020 lalu. Selain untuk menjaring aspirasi masyarakat, Lukius juga melakukan monitoring di Distrik Beoga Timur, tepatnya pada 2 September.

“Masyarakat cukup banyak yang menjemput saya sampai di lokasi distrik. Dan kami menganggap itu penjemputan yang luar biasa. Mereka bawa datang berkat, sumbangan yang sangat banyak. Dalam sehari itu masyarakat bunuh babi 23 ekor untuk bakar batu,” kata Lukius saat menyambangi redaksi Di’s Way Radar Timika, Kamis (1/10).

Menurut Lukius, sambutan masyarakat yang luar biasa itu menandakan mereka sangat membutuhkan kunjungan-kunjungan pejabat daerah ke tempat mereka.

“Selama saya di sana, beberapa hari kemudian masyarakat masih bunuh babi. Dua atau tiga ekor setiap hari untuk bakar batu,” ungkapnya.

Lukius menambahkan, dirinya belum mengetahui apakah anggota DPRD Puncak lainnya melakukan hal yang sama.

“Anggota lain belum tahu bagaimana. Tapi sejak dilantik sampai sekarang DPRD Puncak sudah punya Tatib. Memang ini situasi corona. Tapi Ilaga sudah dibuka, sudah bisa kembali ke atas,” ujarnya.

Ia pun mengkritik anggota dewan Puncak lainnya yang belum melakukan reses ke masyarakat. Pasalnya informasi yang ia peroleh, masih banyak anggota dewan yang belum kembali ke Ilaga dan masih berada di kota-kota lain.

“Sehingga mereka punya reses yang pertama, kedua dan ketiga ini saya tidak tahu mereka gunakannya seperti apa? Belum pernah turun di lapangan, di masyarakat. Padahal mereka menjadi DPRD karena rakyat. Kalau rakyat tidak pilih mereka, tidak mungkin mereka jadi anggota DPRD,” sindirnya.

Karena itu ia mengimbau seluruh anggota DPRD Puncak untuk memanfaatkan masa reses untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan menjaring aspirasi mereka, mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat.

“Seperti yang saya lakukan, sebagai ketua (DPRD) turun langsung ke masyarakat. Memanfaatkan kesempatan reses untuk bertemu dengan masyarakat. Ini sebagai contoh buat anggota yang lain,” ujarnya.

Sebab selain menjaring aspirasi masyarakat, Lukius menambahkan, DPRD Puncak juga mempunyai tugas bersama pemerintah untuk membangun Kabupaten Puncak.

“Untuk semua anggota DPRD Puncak dari Komisi A, B, C dan semua fraksi untuk membantu pemerintah mewujudkan pembangunan di Kabupaten Puncak. Karena Puncak ini kabupaten besar. Karena itu sebagai perwakilan rakyat harus membantu pemerintah dari sisi pengawasan. Betul-betul mengawal kerja pemerintah dalam membangun masyarakat. Itu tugas kita,” tegasnya.

Sementara itu, hasil kunjungannya ke Distrik Beoga Timur, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah kerinduan mereka agar jalan Trans Papua khususnya di Kabupaten Puncak bisa segera selesai.(ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *