oleh

Sembilan Pasangan Anggota Polres Mimika Ikut Nikah Kedinasan

TIMIKA-Sebanyak sembilan anggota Polres Mimika bersama pasangannya, Kamis (1/10) menjalani proses nikah secara kedinasan, yang dilaksanakan di kantor Pelayanan Polres Mimika, dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Mimika, Kompol I Nyoman Punia, SSos.

Wakapolres Mimika, yang ditemui wartawan kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika mengatakan, sebelum dilakukan proses nikah dinas atau yang lebih dikenal dengan sebutan sidang BP4R. Anggota Polri yang melengkapi semua berkas yang berkaitan dengan proses nikah dinas tersebut.

“Kita periksa semua kelengkapan berkasnya, termasuk anggotanya apakah masih lajang dan juga calonnya masih lajang. Dan prosesnya tadi (kemarin-red) semua berjalan lancar,”tuturnya.

Lebih lanjut kata Wakapolres, Ketua Bhayangkari Cabang Mimika, Metta Era Adhinata yang hadir dalam proses nikah dinas itu, juga sempat memberikan arahan dan nasihat kepada 9 anggota Polres Mimika bersama pasangannya.

“Arahan ibu Ketua Bhayangkari yakni anggota Polri dan pasangannya harus bisa hidup dalam kesederhanaan, tidak boleh pamerkan yang berlebihan,”ucapnya.

Sehingga Kompol Punia menekankan, bahwa para anggota Polres Mimika yang telah mengikuti proses nikah kedinasan, harus benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai suami yang baik.

“Intinya apa yang sudah disatukan, tidak boleh sampai dipisahkan. Artinya jangan sampai awalnya saja manis-manis, lalu di kemudian hari ajukan lagi perceraian dan itu yang tidak kita semua inginkan. Lalu para calon ibu Bhayangkari, juga harus mengerti tugas dari suami yang adalah anggota Polri,”tegas Wakapolres.

Selanjutnya ia mengungkapkan, bahwa dengan proses nikah kedinasan itu, bukan semata-mata 9 anggota Polres Mimika dan pasangannya itu resmi menjadi pasangan suami dan istri yang sah. Melainkan mereka masih harus mengurus kelengkapan administrasi, untuk melaksanakan pernikahan di catatan sipil maupun di agamanya masing-masing.

“Sidang BP4R itu belum resmi jadi suami dan istri, karena mereka harus melanjutkan lagi ke catatan sipil. Nanti setelah itu barulah mereka mendapatkan surat nikah, dan itu yang nanti dibawa ke bagian Sumda Polres Mimika untuk dicatat. Sehingga istri dan anak bisa mendapatkan hak-hak mereka,”papar Kompol Punia. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *