oleh

Kasus Covid Meningkat, Masyarakat Diminta Batasi Ke Pedalaman

TIMIKA-Masyarakat yang ada di Kota Timika diharapkan untuk membatasi bahkan tidak melakukan perjalanan menuju wilayah-wilayah di pedalaman, khususnya di pegunungan dengan adanya kasus Covid-19 yang terus bertambah.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi C DPRD Mimika, Sasiel Abugau, Senin (5/10). Dikatakan, bila melihat kasus Covid-19 yang terus bertambah setiap harinya, ia khawatir akan memberi dampak penularan kepada masyarakat di pedalaman akibat dari kedatangan masyarakat dari Timika.

Untuk tetap mempertahankan wilayah di pegunungan sebagai zona hijau yang masih terbebas dari wabah global ini, maka masyarakat di Kota Timika diharapkan tidak lagi mengunjungi wilayah pegunungan.

“Saya berharap tidak ada perjalanan masyarakat dari Timika ke daerah pegunungan seperti Tsinga, Hoeya, Bela, Alama dan Jita karena di sana masih zona hijau, bebas Covid. Jangan bawa virus ini ke masyarakat di sana,” jelas Sasiel.

Politisi PDIP ini mengungkapkan jika masyarakat di pedalaman sampai saat ini masih bebas beraktivitas dan sama sekali tidak terganggu dengan wabah Covid-19 ini. Mereka sebutnya, masih tetap beraktivitas seperti biasa dan hidup dengan baik karena tergantung dari alam. Kebutuhan sehari-hari mereka kata Sasiel, masih mencukupi  sampai saat ini.

Sementara itu, jika kedepannya kebutuhan masyarakat terutama bahan pokok (sembako) habis, maka memang mau tidak mau harus didatangkan dari Kota Timika. Untuk hal ini, ia tetap berharap pihak maspakai pesawat perintis dan pembawa sembako tetap menerapkan protokol kesehatan dan hanya boleh menurunkan sembako kemudian balik lagi ke Timika.

“Kalau sembako habis, memang harus didatangkan dari Timika, tapi tetap harus jaga protokol kesehatan, antar saja lalu mereka balik lagi (ke Timika),” imbuh Sasiel.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *