oleh

Tiga Hari Uji Coba Ekowisata Mangrove Hasilkan Retribusi Rp 6 juta

TIMIKA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika mulai melakukan uji coba kawasan ekowisata mangrove per 1 Oktober lalu. Tingginya antusias warga Mimika untuk berwisata, memberi kontribusi bagi penerimaan daerah lewat penarikan retribusi.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Bernadinus Songbes yang ditemui di Gedung Tongkonan IKT, Selasa (6/10), mengungkapkan dalam tiga hari retribusi yang terkumpul hampir Rp 6 juta dan disetor ke kas daerah.

Songbes mengatakan, dalam tiga bulan kedepan yakni Oktober, November dan Desember memang masih tahap uji coba. Tujuannya untuk mendapat masukan dari para pengunjung mengenai kawasan wisata tersebut. Sehingga bisa dibenahi sebelum launching pada Januari 2021 mendatang.

Meskipun baru uji coba, tapi Songbes menegaskan penarikan retribusi dilakukan secara resmi. Bukan pungli. Karcis diterbitkan oleh Badan Pendapatan Daerah dan diserahkan ke Disparbudpora. Ada dua jenis pungutan, yakni pajak parkir untuk kendaraan roda dua Rp 1.000, roda empat Rp 2.000 dan enam roda Rp 3.000. Lalu bagi pengunjung kategori anak-anak Rp 5.000 dan dewasa Rp 10 ribu.

Berdasarkan ketetapan tarif, sejak uji coba dilakukan penarikan. Hasilnya dalam tiga hari terkumpul Rp 6 juta. Bahkan pada akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu penerimaan bisa mencapai Rp 3 juta karena tingkat kunjungan yang cukup tinggi.

Melihat antusias warga, Disparbudpora yang awalnya berencana membuka kawasan wisata pada Sabtu dan Minggu kini dibuka setiap hari. Ini sesuai permintaan para pengunjung yang memang membutuhkan tempat refreshing.

Sejalan dengan itu, Disparbudpora juga berupaya melengkapi fasilitas. Penataan kawasan sudah dilakukan dengan membongkar kios liar. Talud dibenahi dan membangun pos sekuriti serta perbaikan toilet, penimbunan lahan parkir dengan APBD Tahun 2020. Sementara untuk pembangunan jalur tracking tahun ini tidak ada dan baru dilanjutkan tahun depan.

“Kebetulan usulan dana alokasi khusus sudah disetujui,” tandas Songbes.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *