oleh

Telkom Janji Naikkan Kekuatan Sinyal di Puncak Sebelum Natal

*Jadi 100 MBps
ILAGA – Bupati Puncak Willem Wandik, SE MSi menyampaikan penghargaannya atas kunjungan anggota DPR RI Komisi I wilayah Papua Yan P Mandenas, SSos MSi, ke Ilaga, Kabupaten Puncak Papua, Jumat (16/10). Pasalnya dalam kunjungan tersebut, dirinya membawa serta General Manager (GM) PT Telkom Witel Papua Sugeng Widodo dan pimpinan PT Palapa Timur Telematika yang memasang fasilitas palapa ring serta dari Bhakti Kominfo.

Dalam kesempatan itu menurut Willem Wandik, persoalan telekomunikasi internet di Kabupaten Puncak selalu menjadi persoalan klasik. Sehingga dirinya berharap kunjungan ini akan membawa perubahan bagi fasilitas telekomunikasi, telepon dan internet di Kabupaten Puncak.

“Komunikasi melalui handphone ini sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat di sini. Apalagi dalam masa corona seperti ini, semua harus menggunakan internet. Sementara kita di sini sangat terbatas sekali. Dan itu sudah berlangsung cukup lama,” sebut Bupati.

Lanjutnya, sejak dirinya dilantik menjadi Bupati periode pertama 2013 lalu, program pertama adalah membangun Base Transceiver Station (BTS) dan mengundang PT Telkomsel sebagai operator di Kabupaten Puncak. Sayangnya sejak tahun 2013 sampai 2020 ini, Telkomsel hanya menyanggupi kekuatan 5 MBps. Padahal situasi dan perkembangan kepadatan kebutuhan pemerintahan maupun arus masuk penduduk Kota Ilaga makin hari terus bertambah, tentunya kekuatan tersebut tidak mampu mencukupi semua kebutuhan warga.

“Kita sudah membuat surat ke Kominfo RI maupun ke pimpinan PT Telkom dan PT Telkomsel. Namun sampai saat ini begini saja, tidak pernah ada perubahan,” ungkapnya.

Kata Bupati, karena fasilitas internet dan komunikasi yang disediakan dari Telkomsel hanya 5 MBps, sementara kebutuhan terus meningkat apalagi dalam masa pendemi virus corona yang semua urusan menggunakan internet, maka pemerintah terpaksa mengambil langkah dengan menyewa pihak ketiga untuk membantu meningkatkan fasilitas internet di Kabupaten Puncak. Meskipun biayanya setahun cukup mahal, yakni mencapai Rp 4 miliar, yang diambil dari APBD Kabupaten Puncak.

“Sehingga dengan kehadiran anggota Komisi I DPR RI Yan Mandenas dan rombongannya, kita diharapkan membantu meningkatkan kualitas telekomunikasi di Kabupaten Puncak. Karena kebutuhan telekomunikasi, internet saat ini di Kabupaten Puncak Papua, khusus di wilayah Ibu Kota Ilaga, Gome dan sekitarnya selalu meningkat,” sebutnya.

Terkait hal tersebut, GM PT Telkom Witel Papua Sugeng Widodo, yang baru mengetahui bahwa kualitas kekuatan Telkomsel di Ibu Kota Kabupaten Puncak hanya sebesar 5 MBps, berjanji akan berusaha dalam waktu dua bulan ini, yakni November hingga Desember, akan mengirim timnya ke Ilaga untuk membantu meningkatkan kekuatan jaringan telekomunikasi di Ilaga. Ia berjanji akan meningkatkan kekuatan internet hingga 100 MBps, dengan menggunakan jaringan radio.

“Harusnya kebutuhan di ibu kota kabupaten mencapai 100 lebih MBPs. Sementara yang baru dilayani hanya 5 MBps. Wajar tidak bisa sms, telepon ketika banyak pelanggan menggunakan. Apalagi untuk mengirim gambar dan video. Sehingga segera akan diupdate, kita akan tambah menjadi 100 lebih MBps di sini, di ibu kota dulu. Saya usahakan sebelum akhir tahun 2020 sudah bisa dinaikkan,” tukasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *