oleh

OPD Diminta Menghindari Hutang Proyek

TIMIKA – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda Kabupaten Mimika, diharapkan agar menghindari hutang proyek yang bukan bersifat emergency yang akan membebani APBD pada tahun berikutnya.  Harapan itu disampaikan Anggota Fraksi Mimika Bangkit, Aloisius Paerong, Senin (19/10).

Dikatakan, OPD OPD diharapkan agar menghindari pekerjaan yang dilakukan sebelum APBD ditetapkan. Dimana, melalui pembahasan anggaran perubahan, legislatif masih menemukan bahwa beberapa proyek telah dikerjakan sebelum APBD Perubahan ditetapkan.

Pemda juga kata Aloisius, dapat mengevaluasi tender pekerjaan online yang dilaksanakan melalui LPSE, sehingga selama ini terkesan proyek proyek besar dikerjakan oleh kontraktor-kontraktor dari luar Timika.

Akibatnya, setelah proyek selesai, kontraktor tersebut membawa semua uang hasil keuntungannya keluar dari Timika. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus memaksimalkan fungsi perusahaan daerah untuk menjamin perputaran uang di Timika demi mendorong pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Mimika.

Sementara itu, Pj Sekda Mimika, Jeni O Usmany mengatakan untuk menghindari hutang proyek yang bukan bersifat emergency yang akan membebani APBD pada tahun berikutnya, tetap  akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan akan ditindak lanjuti dengan menerbitkan surat edaran bupati tentang langkah-langkah menghadapi akhir tahun anggaran.

Selain itu, terkait dengan pelaksanaan tender pekerjaan online melalui LPSE yang terkesan dikerjakan oleh kontraktor dari luar Timika, adalah bahwa proses pengadaan barang dan jasa sudah melalui mekanisme sesuai Perpres 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *