oleh

Bharatu Ricard Jadi Korban Penikaman OTK di Lapangan Jayanti

TIMKA – Seorang anggota Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimobda Polda Papua, Bharatu John Ricard Wally, Minggu (18/10) sekitar pukul 03.30 dini hari, menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di seputaran Lapangan Jayanti.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK yang ditemui wartawan, Senin (19/10) kemarin di ruang kerjanya membenarkan, adanya kasus penikaman yang dialami oleh anggota Brimob itu.

Menurut Kapolres akibat kejadian itu, korban mengalami luka akibat terkena senjata tajam pada punggung bagian belakang sebelah kanan, dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

“Kita sudah melakukan penyelidikan, dan ada yang kita curigai mohon waktu tim kita lagi melakukan penyelidikan secepatnya akan ditemukan,”ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, bahwa kejadian bermula saat terjadi keributan di sekitar lokasi kejadian, kemudian korban pada saat itu mencoba untuk melerai akan tetapi dia kemudian jadi korban penikaman.

“Dari keterangan sementara, yang bersangkutan (Bharatu John Ricard Wally red) melerai namun ditusuk. Jadi kemungkinan pelakunya dalam pengaruh minuman keras sampai melakukan seperti itu. Nanti kita mau periksa lagi korban. Kondisinya sudah sadar cuma kita belum bisa ambil keterangan karena masih jalani perawatan,”jelas AKBP Era.

Sementara itu informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, saat itu ada sekelompok orang yang membuat keributan di sekitar lokasi kejadian. Kemudian korban pada saat itu berada di sekitar lokasi keributan itu, mencoba untuk melerai keributan tersebut. Namun kelompok tersebut balik mengejar korban, sehingga korban berlari ke arah Timika Mall.

Sempat terjadi saling pukul, namun kemudian ada yang datang dengan menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam, dan langsung melakukan penikaman terhadap korban, yang mengakibatkan korban mengalami luka pada punggung bagian belakang sebelah kanan. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *