oleh

Disnaker Diharap Tetap Lindungi Pekerja Dari Dampak Covid-19

TIMIKA – Pimpinan Cabang Federasi SPKEP SPSI Kabupaten Mimika, Aser Gobay, Rabu (21/10) mengungkapkan jika Pemda Kabupaten Mimika melalui Disnaker diharapkan tetap melindungi hak-hak para pekerja dan buruh dari dampak Covid-19. Perlindungan terhadap hak-hak dari para pekerja dan buruh ini, terutama dari modus merumahkan karyawan yang dilakukan sepihak oleh perusahaan.

Para pekerja dan buruh ini sebut Aser harus dilindungi oleh pemerintah dari ancaman PHK sepihak oleh perusahaan dengan dalih dampak Covid-19.

“Kami meminta kepada dinas (Disnaker) agar semua permasalahan yang terjadi baik pekerja dan buruh, baik di dalam area Freeport maupun di luar, kita harus duduk bersama, lihat dari regulasi aturan yang ada, setelah itu pemerintah harus melindungi juga tidak boleh seenaknya perusahaan itu PHK tanpa prosedur bipartit dan mediasi,” jelas Aser.

Dikatakan, untuk memberhentikan pekerja, perusahaan harus menyampaikan bukti-bukti yang jelas. Untuk itulah pihaknya juga sudah menyurati Disnaker untuk membahas permasalahan pemutushubungan kerja yang dilaksanakan oleh perusahaan secara sepihak kepada pekerja dan buruh.

Pimpinan Cabang Federasi SPKEP SPSI Kabupaten Mimika, sebutnya meminta dinas agar kasus atau ancaman PHK di masa pandemi Covid-19 ini harus dibicarakan bersama. Upaya pertemuan bersama pemerintah ini sebutnya, guna menegakkan aturan ketegakerjaan agar terlaksana di Timika oleh para pelaku bisnis.

“Kami minta Disnaker sebagai penegak aturan ketenagakerjaan, kami lihat hak para pekerja itu tidak boleh hilang. Bila perlu panggil pangusaha itu supaya sama-sama duduk melihat masalah itu dari kemanusiaan, ekonomi dan lain-lain,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *