oleh

Suami Istri Alami Kecelakaan Lalulintas di SP 5

TIMIKA – Satlantas Polres Mimika menangani kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang menimpa sepasang suami istri di Jalan Poros SP 5, Senin ( 19/10) sore lalu.

Pasangan suami istri bernama Suyono (60) yang sedang membonceng istrinya, Supaina (45) mengendarai sepeda motor mengalami luka-luka dan patah tulang, usai ditabrak mobil pikap Mitsubishi L300 warna hitam, dengan nomor polisi DS 8689 MB yang dikemudikan oleh, Saorwasih Sihotang (60).

Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Defrizal melalui kanit KBO Satlantas Polres Mimika, Ipda Murtono kepada Radar Timika, Selasa ( 20/10) menuturkan, kejadian tersebut terjadi pada saat  pengemudi mobil Mitsubishi datang dari arah SP 5 Kompleks Waker tujuan ke arah SP 7.

Setibanya di TKP, ada sebuah mobil Avanza (tidak diketahui identitasnya) oleng ke kiri ke kanan di badan jalan.  Lalu pengemudi mobil Mitsubishi L300 membanting setir menghindar ke kanan dan bersamaan menabrak  SPM Honda Blade Repsol warna oranye, yang dikendarai oleh Suyono bersama istrinya hingga keduanya terjatuh di aspal dan terseret ke tepi jalan.

Ia menjelaskan, akibat dari kecelakaan tersebut Suyono mengalami sakit pada kaki bagian kanan, sementara istrinya Supaina mengalami luka di bagian kepala, patah tulang kaki kanan dan tulang rusuk.

Kata dia, saat ini keduanya yakni Suyono bersama istrinya masih dirawat di rumah sakit. Sementara polisi yang mendatangi TKP langsung mengamankan dua kendaraan tersebut, baik sepeda motor maupun mobil pikap yang dikemudikan oleh Saorwasih. Akibat dari kejadian tersebut, korban dan pelaku mengalami kerugian materil kurang lebih mencapai Rp 20 juta.

Ipda Murtono menuturkan, terkait kejadian tersebut mereka masih menunggu dari pihak korban yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

“Untuk proses lebih lanjut kita masih tunggu pihak keluarga korban,” ucapnya.

Bahkan lanjutnya, mereka secepatnya akan mempertemukan kedua belah pihak baik dari keluarga korban maupun pelaku.

Ia menyebutkan, sementara untuk saat ini yang sudah diamankan baru barang bukti berupa mobil dan motor, untuk pelaku sangat koorperatif dan siap datang setiap saat apabila diperlukan.

“Jadi untuk proses selanjutnya kita masih menunggu dari pihak korban. mudah-mudahan keduanya lekas pulih. Dan untuk pelaku memang koorperatif  juga untuk menyelesaikan persolaan ini,” tukasnya. (itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *