oleh

Belasan Jerigen dan Botol Sopi Disita Polisi Sejak September

TIMIKA – Sejak kembali dibukanya akses transportasi laut masuk ke Kabupaten Mimika sejak bulan September lalu, aparat kepolisian Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako berhasil menyita puluhan liter minuman keras lokal jenis sopi, yang dibawa penumpang kapal tujuan Timika.

Berdasarkan data yang tercatat di Polsek KP3 Laut, bahwa sejak September hingga Oktober 2020, terdapat puluhan liter milo yang diamankan aparat kepolisian.

Kapolsek KP3 Laut, Ipda Made Aribawa kepada Radar Timika, Rabu (21/10) mengatakan, terdapat 12 jerigen, 56 botol dan 2 kantong plastik milo jenis sopi yang berhasil diamankan aparat kepolisian di dermaga, selama kapal Pelni berlabuh di Pelabuhan Pomako.

Ia menuturkan barang bukti tersebut didapatkan saat kapal pelni berlabuh di Pelabuhan Pomako dengan rincian di antaranya, saat KM Tatamailau masuk tanggal 16 September lalu, mereka berhasil menemukan 13 botol milo yang disimpan di dalam botol aqua. Yang dengan sengaja ditinggal di area pelabuhan oleh pemiliknya.

Lanjutnya, tanggal 25 september 2020 saat KMP Sabuk Nusantara berlabuh di Pomako, mereka kembali menemukan 12 jerigen bimoli milo berukuran 5 liter. Namun saat ini mereka juga tidak menemukan pemiliknya. Dan tanggal 27 September dalam sweeping yang mereka lakukan saat KM Sirimau berlabuh, mereka kembali menemukan 26 botol aqua ditambah dengan dua kantor plastik  berisi Milo. Saat itu mereka juga belum menemukan pemiliknya, lantaran barang tersebut ditinggalkan begitu saja di area dermaga.

“Dari tiga kapal yang masuk ini, memang kami berhasil menemukan milo tetapi tidak ada pemiliknya. A kemungkinan mereka takut dan langsung meninggal barang tersebut di area dermaga, lantaran melihat personel dari Polsek melakukan sweeping,” ungkapnya.

Akan tetapi kata Ipda Made tanggal 3 Aktober saat KM Leuser berlabuh di Pomako, mereka kembali menemukan milo yang dibawa penumpang. Pada saat ini mereka berhasil menemukan 19 botol milo yang terisi di dalam botol aqua berukuran besar dan berukuran sedang.

Saat itu mereka memang tidak hanya mendapatkan milo tersebut tetapi mereka juga berhasil menemukan pemiliknya yakni berinisial AS yang merupakan salah seorang wanita.

Selain AS pada saat itu juga mereka berhasil menemukan penumpang yang membawa milo jenis sopi lainnya yakni berinsial  L. Dari L mereka mengamankan 2 botol aqua.

Kepada kedua penumpang yang membawa milo tersebut, lanjut Ipda Made langsung diberikan peringatan keras. Dengan membuat surat pernyataan untuk tidak lagi membawa milo, dan apabila masih ditemukan maka akan langsung diproses hukum.

“Penumpang yang membawah milo ini, dari keterangan mereka memang tidak untuk diperjualbelikan dan itu hanya khusus untuk keperluan keluarga dan titipan dari teman. Memang jumlahnya juga tidak begitu banyak. Tapi kami tetap tegas, bahwa keduanya harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulannya,” tegasnya.

Ia menambhakan, hingga saat ini sejumlah barang bukti tersebut sebagian masih diamankan di Mapolsek KP3 Laut. Sementara sebagian lainnya sudah langsung dimusnahkan, dengan cara ditumpahkan di area dermaga pada saat sweeping dilakukan.

“Untuk milo yang masih kami amankan di Polsek ini rencananya akan dilakukan pemusnahan dalam waktu dekat. Untuk pemusnahannya kami akan koordinasi dengan Satreskoba Polres, sekaligus mengundang dari pihak Polres untuk turut menghadiri nanti,” tambahnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *