oleh

Puskesmas Timika Pastikan Alat Rapid Test Hari Ini Tersedia

TIMIKA – Kepala Puskesmas Timika, dr Moses Untung, mengatakan walaupun sempat mengalami kehabisan stok pada Kamis (22/10), namun Jumat (23/10) alat untuk pemeriksaan rapid test sudah ada. Masyarakat sebagai pelaku perjalanan diharapkan bersabar, sebab alat rapid test ini didapat sesuai dengan proporsional oleh Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Mimika.

Hal itu diungkapkan dr Moses Untung saat dikonfirmasi Radar Timika soal keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan layanan pemeriksaan rapid test di Puskesmas Timika. Dikatakan dr Moses, untuk kemarin pihaknya memang kehabisan alat untuk pemeriksaan rapid test.

Pelayanan rapid test yang resmi dilaksanakan oleh Puskesmas Timika menyusul kebijakan daerah untuk layanan ini dengan harga Rp 75 ribu, ternyata menarik masyarakat. Dengan tersedianya 200 alat rapid test tidak sebanding dengan animo masyarakat sehingga dalam kurun waktu sekejap alat rapid test ini langsung habis.

Namun, dr Moses memastikan jika hari ini pelayanan rapid test sudah bisa dilaksanakan lagi, karena pihaknya sudah memiliki stok dari IFK sebanyak 200 alat.

“Memang habis (hari ini), tapi besok buka lagi, kita dapat 200,” ujarnya.

Setiap pemakaian alat rapid test ini, pihaknya kata dr Moses wajib melaporkannya kepada Dinas Kesehatan. Dimana, Puskesmas Timika baru melaksanakan pemeriksaan rapid test juga baru dilakukan pada hari Rabu.

Dengan membludaknya animo masyarakat untuk pemeriksaan rapid test di Puskesmas Timika ini, pihaknya menggunakan rapid yang sebelumnya dipersiapkan untuk pemantauan pelaku perjalanan yang reaktif. Biasanya sebut dr Moses, jika ada pelaku perjalanan yang reaktif pada pemeriksaan rapid test pertama, sudah harus dipersiapkan pemeriksaan rapid test kedua.

“Jadi kemarin kami pakai yang dipersiapkan untuk yang reaktif itu, itu habis, hari ini (kemarin) tinggal 8, dan itupun untuk yang memang dipersiapkan untuk pelaku perjalanan yang reaktif, kita informasikan dari pagi memang bahwa rapid test kosong hari ini. Kami lakukan permintaan ke IFK bahwa stok sudah ada kita minta 200 dan diberikan ini sampai habis,” jelas dr Moses.

Untuk alat rapid test ini sendiri, pihak Puskesmas bisa mendapatkanya sesuai persediaan di gudang IFK. Berbagi dengan 8 Puskesmas lainya berdasarkan ketersediaan IFK sesuai dengan proporsional.
Khusus untuk pelayanan rapid test di Puskesmas Timika dimulai pelayanan rapid test mulai pendaftaran layanan jam 11.00-13.30 guna menghindari gangguan pelayanan utama.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *