oleh

Kasus Malaria di Puskesmas Wania Terus Menurun

TIMIKA – Petugas medis di Puskemsas Wania Distrik Wania, terus melakukan kegiatan sosialisasi guna menekan meningkatnya kasus malaria di wilayah tersebut. Demikian disampaikan Kepala Puskesmas Wania, dr Marliana Tarukponno kepada Radar Timika di Wania, Jumat (23/10).

Selain sosialisasi yang dilakukan oleh tim Prompes dan tim pojok malaria, pihaknya juga masih terus melakukan pembagian kelambu ke warga di wilayah itu.

“Kami terus berupaya untuk menekan laju kasus malaria ini, mulai dari pembagian kelambu, penyuluhan yang dilakukan oleh tim Promkes dan tim pojok malaria,” ungkapnya.

Di bulan Oktober ini jumlah kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Wania turun sebanyak 385 kasus. Sementara bulan September jumlah kasus malaria mencapai 934 kasus dan yang paling banyak Agustus lalu bahkan mencapai 1.011 kasus.

“Tiga bulan terakhir ini memang terlihat sekali ada penurunan jumlah kasus. Dan tim kami terus melakukan kegiatan sosialisasi serta pembagian kelambu ke rumah-rumah warga,” sebutnya.

Ia melanjutkan, paling banyak kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Wania yakni di Kelurahan Kamoro Jaya. Bahkan totalnya dari bulan Januari hingga Oktober 2020 khusus di wilayah Kelurahan Kamoro Jaya terdapat 2.842 kasus malaria. Sementara paling sedikit kasus malaria di Kampung Mawokau Jaya.

Ia menuturkan, di wilayah Kelurahan Kamoro Jaya jumlah penduduknya banyak yang tersebar di 54 RT. Ditambah dengan pemukiman warga yang begitu padat.

“Memang belakangan ini mulai terlihat grafik penurunan untuk kasus malaria ini. Dan yang paling banyak kami tangani selama ini adalah pasien dengan sakit malaria tropika,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *