oleh

Amar Menyala, Tunggakan Pelanggan PLN Timika Nihil

TIMIKA – Hari Listrik Nasional diperingati setiap 27 Oktober. Peringatan tahun ini adalah yang ke-75. Jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika turut merayakan meski digelar secara sederhana.

Pada peringatan HLN ke-75, PLN Timika mempersembahkan empat capaian kinerja. Diantaranya Distrik Amar yang kini diterangi listrik PLN. Tidak ada lagi pelanggan yang menunggak. Bertambahnya pelanggan premium yakni UPBU Mozes Kilangin. Serta berhasilnya PLN Timika mengembalikan 2 juta KWh yang dicuri.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Timika, Martinus Pasensi mengatakan PLN terus berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Sesuai tema HLN tahun ini “Menerangi Indonesia, Memajukan Bangsa”.

Martinus mengakui, rasio elektrifikasi di Mimika belum mencapai 100 persen. Namun PLN terus berupaya menerangi semua kampung di Papua bahkan Mimika. Salah satu distrik pesisir yang kini mulai menikmakti listrik PLN adalah Distrik Amar. “Hari ini (kemarin), tim kami lagi di Amar pasang meter. Jadi Amar sudah terang,” katanya.

PLN UP3 Timika tidak hanya membawahi Kabupaten Mimika. Empat kabupaten yakni Yahukimo, Nduga, Asmat dan Puncak juga dilayani. Tahun ini ditargetkan ada 50 sampai 60 kampung yang harus diterangi dengan listrik PLN. Khusus Mimika ditargetkan 21 kampung salah satunya Amar.

Pada peringatan HLN ke-75 ini juga PLN memberikan apresiasi kepada pelanggan yang sudah patuh membayar tagihan. Dalam tiga bulan terakhir tidak ada lagi pelanggan yang menunggak. Padahal sebelumnya tunggakan bisa mencapai Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar.

“Per hari ini tidak ada pelanggan kami selain kode golongan satu yang menunggak. Ini capaian yang luar biasa. Kalau tahun lalu banyak tunggakan, tahun ini per tiga bulan kemarin sampai bulan ini nihil tunggakan. Semua pelanggan itu sudah memberikan kontribusi untuk membayar tepar waktu,” ujar Martinus.

Capaian ini bisa diraih karena gencarnya Tim Tusbung PLN dalam melakukan penagihan tunggakan bagi pelanggan pasca bayar. Dipastikan tidak ada yang melewati deadline waktu yakni tanggal 21 setiap bulan berjalan untuk melakukan pembayaran.

Jika ada pelanggan yang masih menunggak maka langsung diputus kemudian meteran dimigrasi dari pasca bayar menjadi prabayar. Sepanjang tahun ini setidaknya ada 400 sampai 500 pelanggan yang migrasi dari pasca bayar menjadi prabayar.

PLN Timika juga berhasil mencapai target menertibkan pencuri daya. Dari target 1 juta KWh bisa tercapai lebih dari 2 juta KWh atau senilai sekitar Rp 3 miliar. Martinus mengatakan masih banyak kecurangan yang merugikan PLN. Ada oknum yang mengambil daya tapi tidak terhitung melalui meteran padahal seharusnya itu bisa menjadi pendapatan bagi PLN.

Tepat di HLN kali ini juga, ada penambahan pelanggan premium PLN, yakni UPBU Mozes Kilangin yang menggunakan daya 2 megawatt. Sebagai pelanggan premium yang mengelola objek vital yakni Bandara Mozes Kilangin, PLN akan berupaya memberikan pelayanan terbaik.

“Dipastikan tidak padam. Kalaupun padam harus paling pertama menyala,” tegasnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *