oleh

Oknum Security Freeport Jalani Sidang Perdana Kasus Makar

TIMIKA – Sidang perkara tindak pidana makar dengan terdakwa berinisial IS  alias Ivan, Selasa (27/10) kemarin dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika. Proses persidangan yang dilaksanakan secara virtual itu, dipimpin oleh majelis hakim dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka adalah hakim ketua, Tiares Sirait, SH MH, sementara untuk hakim anggota masing-masing Budiarto, SH MH dan Rudi Fakhrudin, SH MH.

Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Mimika itu, terdakwa IS alias Ivan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sesuai dengan Surat Keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 242/KMA/SKIX/2020, tanggal 22 September 2020 tentang penunjukan Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk memeriksa dan memutuskan perkara “melakukan perbuatan tanpa hak memasuk ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya. Atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak”.

Dalam surat dakwaan JPU, Arthur Fritz Gerald, SH membacakan secara rinci kronologis tindak pidana yang didakwakan terhadap terdakwa IS alias Ivan.

Dimana dalam surat dakwaan disebutkan bahwa perbuatan terdakwa IS alias Ivan atur dan diancam pidana dalam Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak.

Proses persidangan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (10/11) depan, dengan agenda pembacaan eksepsi dari tim Penasihat Hukum (PH) terdakwa IS alias Ivan.

Untuk terdakwa IS alias Ivan sendiri dalam proses persidangan didampingi oleh tim PH dari kantor Advokat/Pengacara Perkumpulan Pengacara Hak Asasi Manusia untuk Papua, yang dipimpin oleh Gustaf R Kawer, SH MSi.

Usai persidangan, terdakwa IS alias Ivan kemudian kembali dititipkan di tahanan Mako Yon B Pelopor Sat Brimobda Polda Papua.

Sementara itu JPU yang ditemui wartawan usai persidangan, menjelaskan perkara dengan terdakwa IS alias Ivan sudah mulai disidangan dan lokasi sidangnya di kantor Kejari Mimika.

“Kalau kendala dalam sidang secara virtual ini kan signal kadang terganggu, tapi bisa berjalan dengan baik,”papar Arthur.

Untuk diketahui, bahwa terdakwa IS alias Ivan merupakan oknum security PTFI yang diamankan aparat gabungan TNI dan Polri beberapa waktu lalu, lantaran diduga ikut terlibat sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan aksi teror penembakan di kantor OB 1 Kuala Kencana pada Bulan Maret lalu yang mengakibatkan salah seorang Warga Negera Asing (WNA) meninggal dunia.

Terdakwa IS sendiri diamankan saat aparat gabungan TNI dan Polri terlibat kontak tembak dengan KKB di Jalan Trans Nabire, Distrik Iwaka pada Bulan April lalu.(tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *