oleh

Dana Hibah Pariwisata Bukan Hanya untuk Satu Hotel

TIMIKA – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH menegaskan bantuan dana hibah pariwisata tidak hanya diberikan untuk satu hotel saja. Tanggapan ini disampaikan Bupati Omaleng menyikapi adanya isu yang tersebar, dimana Pemda memberi perlakuan istimewa terhadap salah satu hotel di Timika.

Kepada Radar Timika, Bupati Omaleng menjelaskan bantuan hibah pariwisata tidak hanya diberikan kepada Kabupaten Mimika. Ada 101 daerah baik level provinsi maupun kabupaten/kota yang menerima dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kabupaten Mimika mendapatkan alokasi Rp 28.209.750.000. Itu berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor: S-244/MK.7/ 2020 tertanggal 12 Oktober 2020. Menurutnya, dana itu disalurkan untuk membantu Pemerintah Daerah serta dunia pariwisata terutama industri perhotelan dan pariwisata yang terdampak pandemik Covid-19. Dimana dampaknya juga dirasakan oleh Pemda karena pendapatan asli daerah menurun.

Bupati Omaleng menegaskan pengelolaan dana hibah itu sudah diatur. Sebagaimana Surat Keputusan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor  KM/704/PL.02/M-K/2020 tentang Juknis Hibah Pariwisata dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. “Jadi semua ini sudah sangat jelas diatur dalam juknis. Baik dari sisi perencanaan program, pelaksanaan, pencairan hingga pelaporan nanti,” ujarnya.

Pemda yang menerima bantuan inipun kata dia, wajib menyiapkan dokumen seperti perjanjian dana hibah, surat kesediaan atau penolakan kepala daerah dan dokumen rencana kerja. Hotel dan restoran penerima bantuan juga harus memenuhi persyaratan yakni terdaftar dalam database wajib pajak 2019, masih beroperasi, memiliki izin dan taat membayar pajak selama Tahun 2019.

Dana hibah yang diterima, 70 persen dialokasikan untuk industri hotel dan restoran sementara 30 persen untuk operasional Pemda Mimika. “Saya mau tegaskan bahwa tidak benar kalau ada yang bilang kami pemerintah daerah hanya mengalokasikan dana hibah ini untuk salah satu hotel saja. Semua ada perhitunganya dan akan dituangkan dalam SK Bupati Mimika,” tegasnya.

Pengelolaan dana hibah melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga melibatkan Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Inspektorat serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Untuk pencairan, Pemda akan melakukan sosialisasi kepada pemilik hotel dan restoran. “Jadi dana ini belum masuk ke kita karena saya harus buatkan SK Bupati kemudian dikirim ke kementerian dengan alamat kantor pemerintahan daerah dan nama saya Eltinus Omaleng, baru dana itu cair,” tutupnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *