oleh

Dua Bulan, Pendapatan Parkir Pasar Sentral Capai Rp 318 Juta

TIMIKA – Sejak ditarik pada 1 September hingga 31 Oktober, retribusi parkir di Pasar Sentral sudah mencapai Rp 318 juta. Baru saja dua bulan dilakukan penarikan, retribusi parkir di Pasar Sentral ini sudah membuat penghasilan bagi kas daerah ini.

Kepeala Disperindag Mimika, Michel R Gomar, Selasa (3/11) mengatakan setelah mendapatkan hasil, pihaknya langsung menyetornya ke kas daerah. Penyetoran sendiri dilakukan bersama-sama dengan retribusi lainnya yakni pelayanan pasar, persampahan setiap sepekan pada hari Jumat.

“Setiap Jumat kami melakukan penyetoran ke kas daerah,” ujar Gomar.

Disebutkannya, untuk penarikan retribusi parkir di Pasar Sentral sendiri per harinya bisa mencapai Rp 6 juta hingga Rp 7 jutaan. Dengan volume kendaraan yang cukup padat masuk ke kawasan Pasar Sentral sendiri, menyebabkan pendapatan dari sektor retribusi parkir ini terus bertambah.
Adapun penarikan retribusi parkir ini dilakukan mulai Senin-Jumat. Untuk Sabtu dan Minggu tidak dilakukan sebab pihaknya kata Gomar masih kekurangan petugas juru tagih.

Kedepannya, untuk penagihan di Hari Minggu pun pihaknya sebut Gomar tetap akan dilakukan penarikan. Demi mensiasati kekurangan juru tagih, pada Desember mendatang akan digunakan mesin portal otomatis. Portal otomatis ini akan mengurangi jumlah tenaga juru tagih.

Sebanyak empat unit portal otomatis ini akan difungsikan pada pintu masuk dan pintu keluar pasar dengan menarik karcis pada pintu masuk dan membayar karcis retsibusi parkir di pintu keluar sesuai dengan tarif yang ditetapkan pada Perda.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *