oleh

Bejat, Ayah Cabuli Anak Kandungnya

TIMIKA – Seorang pria yang diketahui berinisial BM alias Atus, diringkus aparat Kepolisian Resor Mimika lantaran dilaporkan telah melakukan perbuatan bejat yakni mencabuli putrinya sendiri yang masih duduk di bangku SMP, sebut saja namanya Bunga.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Hermanto, SH SIK kepada Radar Timika, Selasa (3/11) kemarin membenarkan adanya kasus pencabulan yang dilakukan oleh si ayah terhadap putri kandungnya sendiri itu. Pelaku dilaporkan sudah berulangkali melakukan aksi bejat itu terhadap anaknya.

“Pelakunya sudah kita amankan,” singkat AKP Hermanto. “Kalau tidak salah korbannya SMP,” sambungnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah korban merasa tidak tahan lagi akan perbuatan bejat sang ayah. Sehingga korban kemudian mengadukan apa yang dilakukan ayahnya kepadanya.

Saat diperiksa polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku beralasan jika aksi itu dilakukan karena istrinya sudah lama tidak memenuhi kebutuhan biologisnya.

“Pengakuan pelaku, bahwa alasan dia melakukan itu karena istrinya sudah lama tidak penuhi kebutuhan biologisnya sehingga dia lakukan itu pada anaknya,” kata AKP Hermanto.

Kasat Reskrim membeberkan, pelaku BM alias Atus melakukan aksi bejatnya itu kepada korban dengan modus dan tipu daya tidak memberikan ponsel untuk anaknya yang diperlukan untuk belajar daring di rumah jika permintaan ayahnya tidak dituruti si anak.

“Sekarang kan belajar dengan menggunakan sistem online, jadi handphone itu ditahan bapaknya (Pelaku). Jika korban mau minta handphone, maka korban harus layani dulu bapaknya barulah handphone dikasih. Padahal handphone itu korban minta untuk belajar online,” jelas AKP Hermanto.

Mantan Kapolsek Tembagapura itu juga mengungkapkan bahwa dari pengakuan pelaku, aksi bejat itu sudah dilakukan berulang kali.

“Kalau tidak salah sudah dari Tahun 2017 sampai terakhir Bulan Agustus lalu, dan ketika ditanyai dia (Pelaku red) mengaku sudah lupa berapa kali, karena sudah berulang kali dia lakukan. Yang jelas sudah berkali-kali,” ungkapnya.

Menurut AKP Hermanto bahwa pelaku setiap kali melakukan perbuatan bejatnya itu, pada saat istrinya tidak berada di rumah.

“Ibu korban itu sering ke luar daerah untuk ikut kegiatan kantornya, dan kesempatan itu yang selalu dimanfaatkan oleh si bapak kepada anaknya. Dan setiap kali melakukan selalu di kamar mereka, dan lampu penerangannya sudah setel artinya ada lampu, tapi kemungkinan sengaja tidak dipasang makanya situasinya gelap terus,” paparnya.

Kasus itu kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mimika. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *