oleh

Bupati Tarik Undian Hadiah PBB P2

TIMIKA – Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) hampir terealisasi 100 persen, yakni 99,41 persen atau Rp Rp 49.703.577.367 dari target Rp 50 miliar. Sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang sudah membayar pajak sebelum jatuh tempo, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Badan Pendapatan Daerah memberikan hadiah yang diundi Selasa (3/11) kemarin.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH hadir langsung menarik undian utama berupa sepeda motor Yamaha N-Max yang dimenangkan oleh wajib pajak dengan nomor kupon 04906 atas nama Irwan dari Kelurahan Pasar Sentral. Penarikan undian juga dihadiri oleh Pj Sekda Mimika, Jeni Usmany, SPd MPd bersama Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah serta para pejabat lingkup Pemda Mimika dan staf khusus Bupati.

Realisasi PBB P2 Meningkat dari Tahun ke Tahun

Bupati Eltinus Omaleng dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah melunasi PBB P2 sebelum jatuh tempo. Kepatuhan ini sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan sehingga penerimaan PBB P2 hampir mencapai target.

“Karena itu pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, khususnya wajib pajak PBB P2 yang telah memberikan keteladanan yang baik dalam melunasi PBB P2 sebelum tanggal jatuh tempo. Saya juga memberi apresiasi kepada seluruh pegawai Bapenda yang telah menunjukkan kinerja yang lebih baik sebagai bagian dari peningkatan PAD,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat wajib pajak untuk tetap patuh dan taat membayar pajak sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab bersama dalam membangun Mimika. Ia mendorong para lurah, kepala kampung dan kepala distrik sebagai ujung tombak pemungutan PBB P2, agar terus berupaya memungut pajak yang belum terbayarkan agar bisa lunas 100 persen, dan itu sebagai indikator keberhasilan dalam melaksanakan tugas.

Sementara itu Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah mengatakan PBB P2 merupakan salah satu dari 11 jenis pajak daerah. Pemda Mimika senantiasa mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sehingga penerimaan dari sektor pajak daerah terus meningkat dari tahun ke tahun.

Perkembangan Kota Timika yang cukup pesat dalam enam tahun terakhir kata Dwi mengharuskan peningkatan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) PBB P2 terutama pada kiri kanan jalan utama yang sudah dibangun dan ditingkatkan. Ini sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan yang menyatakan besarnya NJOP ditetapkan setiap tiga tahun.

Sekretaris Bapenda, Yulianus Amba Pabuntu selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan pekan panutan sebagai sarana untuk memberikan teladan dan panutan kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak. Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak. Dengan sasaran dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pajak bagi pembangunan daerah.

Mengingat situasi pandemi Covid-19 maka pekan panutan pembayaran PBB P2 Tahun 2020 digelar dengan cara yang berbeda. Pelaksanaan pungutan PBB P2 melalui sistem jemput bola di tiga titik yakni terminal Kuala Kencana, balai Kampung Kadun Jaya dan Karang Senang serta kantor distrik Mimika Baru. Puncaknya digelar pengundian hadiah yang bisa disaksikan wajib pajak secara virtual. (sun)

Target dan Penerimaan PBB P2 dalam Lima Tahun Terakhir

Tahun                                   Target                                   Realisasi                               Persentase

Tahun 2016                         Rp 33.062.000.460            Rp 32.295.451.455            97 persen

Tahun 2017                         Rp 38.200.000.000            Rp 36.427.964.436           95,35 persen

Tahun 2018                         Rp 41.110.105.796               Rp 41.151.220.737             100,10 persen

Tahun 2019                         Rp 41.500.000.000            Rp 42.280.000.000         101,88 persen

Tahun 2020                         Rp 50.000.000.000           Rp 49.703.577.367           99,41 persen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *