oleh

Polsek Miktim Kembali Musnahkan Tiga Titik Penyulingan Milo

TIMIKA – Polsek Mimika Timur kembali memusnahkan tiga titik tempat penyulingan atau produksi milo, yang berada di Mimika Timur, Senin (2/11) lalu.

Dari tempat penyulingan tersebut, polisi mendapatkan tungku masak bahkan baku milo serta sejumlah pipa dan drum. Namun dalam sweeping tersebut, mereka tidak menemukan pemilik tempat tersebut.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Wiltson R. Latuasan kepada Radar Timika di Mapurujaya, Selasa ( 3/11) kemarin mengatakan, dalam sweeping tersebut mereka berhasil mengamankan serta memusnahkan tiga titik tempat penyulingan.

Ketiga titik tersebut berada di sepanjang Kali Kauga. Dari titik pertama dengan barang bukti berupa bahan baku 5 drum, 1 drum tungku masak, pipa stenlis sabanyak 15 batang. Titik kedua dengan barang bukti berupa bahan baku sebanyak 1 drum, 1 drum tungku masak, dan pipa stenlis sebanyak 5 batang. Dan  titik 3 ditemukan 1 pohon enau yang sedang diproses saguernya, dan di atas tergantung jerigen 20 liter.

Kata dia, untuk bahan baku langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dituang, dan untuk tempat penyulingan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Ada tiga tiitk yang berhasil kami musnahakan pada sweeping kemarin,  barang bukti yang kami temukan berupa sejumlah bahan baku langsung kami musnahkan. Namun dalam sweeping ini kami tidak mendapatkan pemilik tempat tersebut. Mungkin karena mendengar bunyi perahu viber mereka lari sebelum kami tiba di lokasi, karena kami juga ke sana pakai viber karena melintasi sungai,” tuturnya.

Ia menambahkan, tujuan dilakukannya sweeping ini untuk memberantas peredaran milo di wilayah tersebut, dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan demi terciptanya sitkamtibmas di wilayah Mimika Timur yang aman dan kondusif.

“Kami akan terus lakukan sweeping ini.  Kami ingin Mimika Timur ini bebas dari peredaran milo,” tukasnya.

Saat kepala kampung bersama babinsa membawah lima orang warga yang mengiris Milo jenis sageru ke balai kampung

Danramil Apresiasi Babinsa dan Kepala Kampung

*Keakwa Bongkar Tempat Penyulingan Milo

Sementara itu, Danramil 1710/07 Mapurujaya, Kapten Cpl Markus Helaha mengapresiasi langkah pemerintahan Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah (Mikteng) untuk memberantas peredaran minuman keras lokal.

Selain itu, Danramil juga turut memberikan apresiasi kepada Babinsa koramil  1710/ 07  Mapurujaya, Amandus Mutiyu yang turut mendampingi dalam memberantas tempat penyulingan milo serta mengamankan sejumlah oknum masyarakat yang memproduksi.

Danramil menjelaskan, di Kampung Keakwa berhasil menyita sejumlah milo jenis sagero yang diproduksi oleh sejumlah oknum warga.

Kata dia, Babinsa bersama kepala kampung serta didampingi Bamuskam Kampung keakwa mendapatkan lima orang warga yang berperan sebagai pengiris atau pembuatan milo.

Selain menyita, Babinsa bersama kepala Kampung Keakwa beserta Bamuskam juga membongkar sejumlah tempat penyulingan Milo tersebut.

Ia menuturkan, usai diamankan kelimanya langsung dibawa ke balai kampung dan membuat surat pernyataan, untuk tidak lagi mengiris atau memproduksi minuman tersebut.

“Anggota Babinsa kami (Amandus Mutiyu-red) adalah putra asli Keakwa. Langkah yang dia ambil tentu sudah sangat pas menyelamatkan masyarakat dan generasi penerus diwilayah itu,” ungkapnya.

Ia menambhkan, terkait dengan pemberantasan milo memang sudah menjadi komitmen bersama pihaknya bersama Kapolsek Mimika Timur yang juga sama-sama berada di wilayah teritorial Koramil Mapurujaya. (itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *