oleh

Dinas PUPR Genjot Penyelesaian Akses Bandara

TIMIKA – Dua bulan jelang akhir tahun anggaran 2020, masih banyak proyek fisik yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang progresnya masih rendah. Salah satunya pembangunan jalan akses bandara yang baru mencapai 24,5 persen.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Aldi Padua yang ditemui di Kantor Dinas PUPR, Jumat (6/11) kemarin mengatakan progres pembangunan jalan akses bandara sampai di terminal penumpang sudah mencapai 24,5 persen.

Jalan akses bandara itu nantinya akan dihotmix. Saat ini tahapan baru sampai pada perkerasan badan jalan. Proyek dikerjakan oleh PT Karya Mandiri Permai dengan konsultan pengawasan PT Martha Tria Selaras dengan nilai kontrak Rp 13.407.000.000.

Aldi mengatakan, pekerjaan akan digenjot agar bisa selesai tepat waktu sesuai kontrak yang berakhir pada Desember mendatang. Selain mengerjakan jalan akses, Dinas PUPR juga menangani pemasangan drainase sekitar 300 meter di area parkiran.

Spesifikasi jalan akses bandara dipastikan tetap sesuai standar untuk aspal. Cuma yang sedikit berbeda adalah median jalan yang dibuat lebih tinggi dan lebar. Sementara bundaran di jalan akses bandara belum bisa dilanjutkan.

Pembangunan bundaran di Bandara Mozes Kilangin belum bisa dilanjutkan lantaran lahan masih bermasalah. Dinas PUPR selaku instansi pelaksana pekerjaan fisik masih terus berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan. “Tahun lalu ada pekerjaan tapi batal. Sampai sekarang kendala lahan jadi belum bisa dilanjutkan,” katanya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *