oleh

Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkam Nawaripi Bangun BLK

TIMIKA – Pemerintahan Kampung Nawaripi mulai membangun tempat Balai Latihan kerja (BLK). Tujuan dibangunnya tempat tersebut guna mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya anak-anak muda di Kampung Nawaripi.

“Nanti BLK ini akan kami fokuskan untuk pertukangan. Kalau sudah selesai dibangun nanti kami akan cari instruktur atau pelatihnya,” kata Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun kepada Radar Timika di Kampung Nawaripi, Jumat (6/11).

Norman mengatakan, pembangunan BLK tersebut ditargetkan akan rampung tahun ini. Sehingga di awal tahun depan sudah bisa difungsikan. Kata dia, terkait dengan fasilitas penunjang untuk sementara mereka akan memakai alat seadanya. Dan nanti akan diajukan dalam program di tahun 2021 dengan anggaran dari Dana Desa.

“Kami buka BLK ini untuk membina anak-anak muda di Nawaripi, khususnya anak-anak asli Kamoro. Agar mereka memiliki skill, sehingga mereka tidak kehilangan lapangan pekerjaan, serta mampu bersaing di dunia kerja,” terangnya.

Ia menuturkan, sebenarnya tujuan utama pembangunan BLK ini untuk pengembangan SDM, karena di Nawaripi banyak sekali pemuda yang putus sekolah dan mereka tidak memiliki skill sama sekali. Sementara saat ini di perusahaan yang dibutuhkan adalah skill. Dan apabila BLK ini nanti sudah berjalan, maka Kampung Nawaripi bisa menyuplai tenaga untuk bekerja di PTFI, khusus untuk anak-anak dari Suku Kamoro.

“Dengan melihat kenyataan itu, saya terpanggil untuk melatih mereka agar nantinya bisa diakomodir oleh PTFI,” tuturnya.

Ia menambahkan, selain itu kedepan pihaknya juga akan mengupayakan untuk pemuda yang mengikuti pelatihan di BLK wajib memiliki ijazah, salah satunya dengan mengikuti ujian paket.

“Di sini banyak anak muda yang putus sekolah. Maka kita latih mereka dulu untuk pengembangan skill melalui BLK. Namun tidak sampai di situ, kami juga akan berupaya agar mereka ini juga memiliki ijazah paling tidak ijazah SMA,” tegasnya.

Karena ketika mereka sudah memiliki skill, pastinya yang dibutuhkan juga untuk bekerja di perusahaan adalah ijazah, itu yang akan diupayakan. Dan pihaknya berencana agar pemuda yang putus sekolah di Kampung Nawaripi bisa mengikuti program persamaan ijazah atau ujian paket.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *