oleh

400 Lebih Pengusaha Papua Diakomodir Kerjakan Proyek

TIMIKA – Dalam rangka pemberdayaan para pengusaha asli Papua, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setiap tahun menyediakan paket pekerjaan khusus. Ini sebagai salah satu implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua Dan Provinsi Papua Barat.

Selain memberikan ruang bagi pengusaha asli Papua mengikuti tender terbatas sebagai mana amanat Perpres tersebut, Dinas PUPR Mimika juga menyediakan paket yang memang dikhususkan bagi pengusaha asli Papua.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Aldi Padua yang ditemui di kantor Dinas PUPR, Jumat (8/11) lalu mengungkapkan ada sekitar 450 perusahaan milik pengusaha asli Papua yang terdaftar. Ada yang diakomodir, ada juga yang tidak. “Tapi 90 persen diakomodir,” katanya.

Selain yang sudah terdaftar di Dinas PUPR, Aldi menyebut ada juga usulan dari asosiasi yang menaungi pengusaha asli Papua seperti KAP Papua dan KAPPAK. Ada 350 pengusaha yang sudah punya badan usaha sendiri untuk diajukan di luar yang sudah terdaftar di Dinas PUPR. Tapi tidak bisa diakomodir secara keseluruhan karena yang sudah terdaftar sekitar 400.

Proyek yang dialokasikan untuk pengusaha asli Papua senilai Rp 12 miliar. Semuanya berupa proyek pembangunan drainase sebanyak 40 paket yang tersebar di lokasi yang berbeda-beda. Satu paket proyek ditangani oleh satu kontraktor utama dan membawahi sub kontraktor. “Kalau tidak salah 40-an paket. Di bawahnya sub kontraktor 400 lebih,” terang Aldi. (sun)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *