oleh

Disperindag Diminta Tata Tempat Parkir di Area Kuliner Pasar Sentral

TIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) patut diapresiasi, soal inovasinya menciptakan pusat kuliner di kawasan Pasar Sentral. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah mengenai penataan parkiran. Untuk parkiran kendaraan di siang hari sudah tertata dengan baik karena ada di dalam wilayah pasar. Namun, untuk penataan parkiran di area kuliner malam hari ini sebagian kendaraan masih berada di luar area pasar.

Untuk itulah, Disperindag diharapkan legislatif harus menata parkiran kendaraan pada saat pasar kuliner di malam hari ini, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi B, M Nurman S Karupukaro, Senin (9/11). Menurutnya, pihaknya sangat mengapresiasi Disperindag yang sudah membuka terobosan baru, dengan menghadirkan wisata kuliner di Pasar Sentral dengan mengumpulkan para UKM atau pedagang kaki lima, untuk menjual aneka makanan dan minuman.

Agar area kulinr ini bisa tertata lebih baik lagi serta aman dan nyaman bagi semua pengunjung, Ketua Fraksi Gerindra ini berharap Disperindag bisa mengatur ulang area parkir.

“Kita berharap Disperindag, pada saat pasar malam ini digelar tidak ada kendaraan di luar, tidak parkir di depan jalan tapi di dalam,” ujarnya.

Selain itu, lokasi pintu masuk dan keluar area wisata kuliner ini juga harus ditata dengan tepat agar tertib. Lainnya yakni lokasi stand yang satu dengan yang lainya ini, juga harus ditata dengan rapi agar tidak terjadi penumpukan masyarakat karena masih di masa pandemi Covid-19.

Disperindag juga kata Nurman, diharapkan tidak henti-hentinya untuk memberikan pengumuman, baik langsung maupun lewat spanduk-spanduk agar para pengunjung, tetap menerapkan protokol kesehatan selama berada di kawasan wisata kuliner.

Ditambahkannya, penataan di area wisata kuliner ini pun harus diprioritaskan untuk para pelaku UKM terlebih dahulu, ketimbang para pemilik usaha atau bisnis yang sudah maju.

“Prioritaskan UKM dulu dari pada pebisnis, kami harap apa yang sudah dibuat oleh Disperindag ini bisa menjadi contoh,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *