oleh

Kembalikan Mahasiswa Eksodus, Harus Dipastikan Status Studinya

TIMIKA – Guna mengembalikan ratusan mahasiswa eksodus Timika akibat kasus rasisme di Surabaya tahun lalu, pemerintah harus memastikan status keaktifan dari para mahasiswa tersebut ke tempat studi mereka.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD, Aleks Tsenwatme, Rabu (11/11). Dikatakan, perwakilan para mahasiswa ini sering kali bertandang ke Kantor DPRD untuk mengadukan nasib mereka. Bahkan para perwakilan mahasiswa ini juga sudah langsung bertemu denganya.

Melihat permasalahan ini, Legislatif juga berharap agar pemerintah bisa segera memfasilitasi mereka agar dapat dikembalikan ke tempat studi mereka. Mengingat sudah hampir satu tahun sejak meninggalkan tempat studinya tahun lalu, para mahasiswa ini sebutnya tentu akan sangat rugi sebab tidak mengikuti proses perkuliahan.

Untuk itulah, Aleks berharap agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan menimbulkan gejolak serta hal-hal yang tidak diinginkan.

Aleks sendiri mengakui ia sudah langsung berkoordinasi dengan Plt Sekda soal permasalahan ini. Dan berdasarkan informasi setelah bertemu Plt Sekda, pemerintah tetap akan mengembalikan ratusan mahasiswa ke tempat studinya, namun akan dicek terlebih dahulu apakah mereka masih terdaftar atau tidak.

“Tetap kirim, tetapi apakah anak-anak ini sudah teregistrasi di kampus atau belum,” ujarnya.
Selain oleh pemerintah, masalah ini juga akan dikoordinasikan kepada pihak Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Apakah anak-anak ini ada yang dibiayai oleh YPMAK. Jika ada, apakah masih dibiayai atau tidak. Agar para mahasiswa ini mendapat kejelasan, maka pihaknya juga akan melakukan audiens dengan Bagian SDM Setda Mimika.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *