oleh

Pengrusakan Bus Diselesaikan Kekeluargaan Gaji Pelaku Dipotong Untuk Bayar Biaya Perbaikan

TIMIKA – Kasus pengrusakan sejumlah bus di Perum Damri Mimika di SP I, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania dipastikan sudah diselesaikan antara pihak pelaku dan Perum Damri Mimika. Polsek Mimika Baru mengonfirmasi, Perum Damri Mimika telah mencabut laporan terhadap supir yang melakukan pengerusakan.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju melalui Kanit Reskrim Polsek Miru, Ipda Rumthe Yongki Ateng, Selasa (17/11) menyatakan, pihak Perum Damri Mimika telah bertemu dengan pelaku atau supir, yang masih terhitung sebagai pegawai Perum Damri Mimika sebagai pelaku pengrusakan.

“Sudah ada perjanjian bahwa akan dia bertanggungjawab untuk ganti rugi atas kerusakan yang terjadi,” ujarnya.

Pelaku yang berinisial AM tersebut diberikan solusi untuk mengganti rugi biaya kerusakan.

“Dengan cara memotong gaji pelaku yang sehari-hari masih terhitung sebagai pegawai Damri tepatnya sebagai supir bus,” kata Ipda Rumthe.

“Jadi laporan polisinya dicabut karena kasus pengerusakan bus itu diselesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya.

Sebelumnya, Supir bus Damri berinisial MA diamankan ke Polsek Mimika Baru usai melakukan pengrusakan bus, pada Rabu (11/11) malam. Ia diamankan personel Polsek Mimika Baru setelah pihak Perum Damri Mimika melaporkan kejadiannya, Kamis (12/11) pagi.

Menurut Kapolsek Miru, Kompol Sarraju melalui Kanit Lantas Polsek Miru, Ipda Ignatius Bari Sare, ada tiga buah bus yang dirusak MA. Di mana bus tersebut dirusak dengan cara ditabrak di sekitar Kantor Damri Mimika.

Dari keterangan sejumlah saksi yang melihat kejadian itu, MA disebut mengemudikan bus dalam keadaan mabuk. Kemudian ia masuk ke Kantor Damri untuk memarkir busnya, namun menabrak bus lain yang terparkir.

Akibat kejadian itu, bus-bus yang digunakan untuk masyarakat di Timika tersebut mengalami kerusakan. Bus yang dikemudikan MA mengalami kerusakan di bagian belakang termasuk kaca. Dua bus lainnya mengalami kerusakan di bagian samping kiri, serta kerusakan bus lainnya di bagian depan khususnya box lampu.

Kepala Seksi Operasional Perum Damri Mimika, Alex V Ansek sebelumnya mengatakan, MA sendiri masih merupakan staf Perum Damri Mimika yang menjabat sebagai supir. Pihaknya kini, meminta MA bertanggung jawab atas kerusakan tersebut dengan mengganti biayanya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *