oleh

Seorang Pekerja Konstruksi Temukan Granat Nanas Diduga Masih Aktif

TIMIKA – Sebuah granat tangan model Nanas, yang masih lengkap dengan pin pengamannya, ditemukan seorang pekerja konstruksi pembangunan jembatan yang menghubungkan Jalan Hasanuddin dengan Jalan Poros SP 5, atau yang biasa disebut Jembatan Waker pada Rabu (18/11) sekitar Pukul 13.30 WIT kemarin.

Granat yang diduga masih aktif itu, ditemukan pekerja bernama Nanang Riyadi (39) saat hendak bekerja mengelas bagian jembatan.

Berdasarkan data yang berhasil diperoleh Radar Timika, Nanang awalnya hendak mengecek kondisi tabung oksigen yang biasanya digunakan untuk mengelas. Namun tidak jauh dari tempat tabung oksigen berada, dirinya melihat adanya sebuah granat. Ia kemudian meletakkannya di atas bekas reruntuhan pagar tembok dan pekerja lainnya menyaksikan benda temuannya tersebut.

Pimpinan proyek di tempat itu, Anton dan Maman, kemudian mengetahui adanya penemuan granat ini. Maman pun kemudian menelpon rekannya dan diberikan petunjuk untuk menuju ke Markas Benglap TNI-AD untuk melaporkan kejadian itu.

Pengamanan sebuah granat model Nanas yang dilakukan personel Benglap Timika dan Brimob Batalyon B Pelopor, Rabu (18/11) di sekitar Jembatan Waker II, siang kemarin.

Kedua pimpinan proyek itu, kemudian melaporkan hal ini dengan mendatangi Markas Benglap. Sehingga langsung direspon oleh Kabenglap Timika, Mayor CPL Marjuki bersama dua anggota TNI Kodim 1710/Mimika serta sejumlah personel Benglap Timika dengan langsung menuju lokasi penemuan granat.

Dua anggota Benglap Timika, Serka Fiki Purwanto dan Serda Rojikin yang berada di tempat penemuan granat kemudian melakukan pengamatan visual. Setelah memastikan bahwa granat masih dalam posisi terkunci, keduanya pun melakban total granat tersebut. Granat lalu dimasukkan dalam peti berisi pasir agar terhindar dari guncangan.

Sekitar Pukul 17.00 WIT, Unit Penjinak Bom Batalyon B Pelopor yang dipimpin Ipda Abdul Hamid kemudian melakukan koordinasi dengan Kabenglap Timika, Mayor CPL Marjuki dan akhirnya granat tersebut diamankan ke Mako Brimob di Mike 32.

Granat ini diperkirakan muncul setelah hujan lebat yang terjadi pada Selasa (17/11). Sebab saat ditemukan, kondisi granat dalam keadaan berkarat.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju yang dihubungi Radar Timika pada Rabu malam membenarkan adanya penemuan tersebut. Namun ia mengatakan pihaknya hanya mengamankan lokasi di sekitar tempat penemuan granat, sedangkan tim Gegana Brimob yang melakukan penanganan lanjutannya.

Komandan Batalyon B Pelopor, AKP Ramadhona yang dimintai keterangan secara terpisah menerangkan, laporan mengenai penemuan granat ini awalnya didapati pihaknya dari Polsek Mimika Baru. Sedangkan ia memastikan granat yang dimaksud kini dalam pengamanan di Mako Brimob Batalyon B Pelopor.

“Aktif atau tidak, masih perlu pemeriksaan lebih lanjut. Kalau sepintas, dari kondisi fisik granat temuan tersebut, sepertinya masih aktif. Terlihat dari pin pengaman yang masih terpasang,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *