oleh

Direncanakan untuk Shelter Covid-19, Puskesmas Mapurujaya Pindah Pelayanan di 4 Lokasi

TIMIKA – Puskesmas Mapurujaya di Distrik Mimika Timur yang direncanakan oleh Dinas Kesehatan untuk jadi salah satu lokasi shelter pasien Covid-19, sudah tidak melaksanakan pelayanan kesehatan selama kurang lebih dua bulan di gedung Puskesmas. Untuk tetap melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dipilih empat lokasi yakni di Mware tepatnya di depan Koramil Mapurujaya, Hiripau di Kompi A, Pomako di KP3 Laut dan Tipuka di Kantor Kampung.

Akibat tidak memberikan pelayanan di gedung Puskesmas, masyarakat setempat sempat menjadi bingung. Masyarakat mengeluhkan pelayanan di luar gedung Puskesmas yang kurang nyaman. Masyarakat meminta agar pelayanan kesehatan kembali dilaksanakan di gedung Puskesmas dan lokasi ini tidak menjadi shelter pasien Covid-19.

Mendengarkan keluhan dari masyarakat ini, Ketua Fraksi Gerindra DPRD, M Nurman S Karupukaro langsung berkunjung ke Puskesmas Mapurukaya, Kamis (19/11). Dalam kesempatan ini, Nurman juga melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh petugas di rumah dinas yang ada di Koramil 1710/17 Mapurujaya.

Setelah melihat langsung, menurut Nurman lokasi pelayanan kesehatan ini kurang memadai. Pelayanan kesehatan yang sebenarnya sebut Nurman, seharusnya dilakukan di gedung Puskesmas dengan fasilitas yang sudah tersedia.

Gedung yang dibangun dengan dana miliaran rupiah ini sebut Nurman, harus digunakan dengan semestinya dan bukan untuk lokasi shelter pasien covid-19. Sebab, pemerintah bisa menggunakan fasilitas lainya seperti shelter yang ada di SP 2 sampai hotel namun bukan di Puskesmas. Puskesmas sebutnya harus digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Untuk itulah, Nurman berharap agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa kembali dilaksanakan pada Senin mendatang.

“Kami berharap agar pihak Puskesmas Mapurujaya bisa segera kembali membuka pelayanan kesehatan kepada masyarakat pada Hari Senin,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Onna Bunga selaku Kepala Psukesmas Mapurujaya mengatakan pihaknya pindah dari gedung Puskesmas pada hari Minggu di akhir bulan September lalu. Atas arahan Dinkes, Puskesmas akan digunakan untuk shelter covid-19. Namun, masyarakat setempat menolak hal ini. Walaupun sudah dua bulan tidak dilakukan pelayanan di gedung Puskesmas namun kata Onna, pihaknya tetap melakukan pelayanan kesehatan di 4 lokasi.

Jika sampai tidak ada tindak lanjut dari Dinkes untuk penggunaan Puskesmas untuk shelter sampai Desember, maka akan dikoordinasikan lagi agar pelayanan kesehatan bisa dikembalikan lagi ke gedung Puskesmas. Adapun dua Posko Pelayanan akan ia tarik yakni di Mware dan Hiripau akan ditarik kembali ke Puskesmas.

“Kami akan koordinasikan lagi dengan Dinas Kesehatan. Jika sampai Desember tidak digunakan untuk shelter, kami minta kembali lagi pelayanan di gedung Puskesmas,” sebut Onna.

Sementara itu, atas arahan Anggota DPRD yang berharap pelayanan bisa dikembalikan ke gedung Puskesmas pada Hari Senin, Onna mengatakan jika ia akan berkoordinasi dengan kepala Dinas Kesehatan lagi.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *