oleh

Milier Kogoya Laksanakan Reses di Dua Tempat

TIMIKA – Anggota DPRD Kabupaten Mimika dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Milier Kogoya, SSos dalam agenda Reses II di Tahun 2020 ini, melaksanakan Reses di dua tempat yang berbeda, yaitu di Kompleks Yaniruk, Perumahan Pemda II, Kelurahan Wanangon, Selasa (17/11) dan di Kompleks Sekolah Baptis Timika, Kelurahan Kebun Sirih, Kamis (19/11). Keduanya masih dalam wilayah Daerah Pemilhan (Dapil) II, Distrik Mimika Baru.

Dalam kunjungan resesnya di Kompleks Yaniruk, selain memberikan bahan makanan sebagai wujud bingkisan tali kasih kepada warga, Milier Kogoya juga membuka ruang diskusi bersama masyarakat dengan mendengarkan keluh kesah dan masukan-masukan mengenai kebutuhan serta hal-hal yang diperlukan warga.

Milier Kogoya dalam sambutannya menyampaikan, bahwa setiap tahunnya anggota DPRD akan melaksanakan reses selama 2 kali, yaitu masa di mana DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPRD, misalnya untuk melakukan kunjungan kerja dan bertemu konstituen dan masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing, guna menyerap aspirasi masyarakat (Asmara) yang nantinya akan menjadi acuan Pokok Pemikiran Dewan (Pokir) Anggota DPRD.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat dalam Agenda Reses II di Tahun 2020 untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi warga. Untuk itu semua usulan dan aspirasi masyarakat akan dicatat dan akan menjadi acuan dan pokok pemikiran kami dalam pembahasan-pembahasan yang nanti bersama teman-teman DPRD dan pemerintah,” jelas Milier.

Dalam Reses tersebut, Gilbert Wandikbo yang merupakan warga Yaniruk mengusulkan adanya pembangunan perumahan masyarakat di kompleks yang mereka tempati, dengan melihat banyaknya keluarga yang harus tinggal dalam 1 rumah.

“Kami butuh perhatian pemerintah, untuk itu melalui Anggota DPRD kami memohon kiranya ada perhatian khusus bagi warga kami yang harus tinggal beberapa keluarga dalam satu rumah,” jelasnya.

Selanjutnya, Timotius wanimbo yang merupakan Gembala sidang Gereja Baptis Maranatha Yaniru, menyampaikan perlu adanya perbaikan jalan masuk yang menuju ke kompleks mereka  yang dinilai warga sudah tidak memadai dibandingkan dengan daerah-daerah yang lainnya. Selain itu, aspirasi lainnya tentang perlu adanya dibentuk Posyandu, pemekaran kampung juga perhatian terhadap kerajinan tangan mama-mama papua yang juga belum mendapat perhatian khusus oleh pemerintah dan DPRD.

Dihari selanjutnya, masih dalam suasana Reses II, Milier Kogoya Kembali menyapa masyarakat di DAPIL II dengan berkunjung ke Sekolah Baptis Yerusalem Timika yang berada di Kelurahan Kebun Sirih.

Dengan melihat langsung proses belajar mengajar sekaligus menyerahkan bantuan buku-buku sebagai bahan bacaan untuk siswa-siswi, Milier juga memberikan sebuah lemari buku guna menambah fasilitas sekolah dalam penataan buku-buku sekolah.

Selain itu, Ketua Fraksi PKB tersebut juga mendengarkan aspirasi dan gagasan dari dewan guru, pengurus Yayasan, staf, pengurus komite dan warga yang tinggal disekitar sekolah Baptis  Yerusalem Timika, ada beberapa hal yang diperoleh dalam kunjungan tersebut, seperti yang diutarakan oleh Temin Kogoya, selaku Ketua Komite Sekolah yang menyampaikan perlu adanya pembangunan sekolah yang baru mengingat, fasilitas, ruangan dan perangkat sekolah yang sangat kurang memadai dalam pengembangan proses belajar mengajar.

“Sekolah ini telah melahirkan anak-anak yang telah masuk ke jenjang Perguruan tinggi, namun dapat dilihat bangunannya tetap saja seperti ini, yang merupakan swadaya dari masyarakat,” jelasnya.

Selain itu usulan aspirasi yang lain seperti yang diutarakan Pitirina Kogoya, A.Md.Pd. selaku Kepala Sekolah SD dan Yowen Wenda selaku Ketua Yayasan yang mengingikan adanya penambahan guru di sekolah mereka dan juga memikirkan kesejahteraan guru yang mengabdi dalam pelayanan kepada peserta didik. Serta Aspirasi lainnya yang disampaikan oleh Kepala Desa Kebun Sirih, Yohanis Wenda yang mengingikan adanya perhatian jalan-jalan yang berlubang dan juga drainase jalan di kelurahan kebun sirih sehingga dengan adanya pembangunan tersbut dapat membuat air di jalan tidak tergenang dan menjadi becek. (*/sms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *