oleh

Pemda Mimika Akan Bangun Gedung SLB Baru

TIMIKA – Gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) yang sudah ada sekarang ini berada di area Gor Futsal. Gedung itu bakal direlokasi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika  akan membangun gedung baru yang kapasitasnya lebih besar dan fasilitas lengkap dengan kebutuhan lahan seluas 2 hektar.

Pembangunan gedung sudah dalam tahap perencanaan yang disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melibatkan konsultan dari CV Majestic Engineering. Untuk kedua kalinya pihak konsultan memaparkan dokumen Survei Investigasi Desain (SID) dan Detail Engineering Design (DED).

Sayangnya dokumen itu belum lengkap lantaran lokasi untuk pembangunan belum ditetapkan oleh Pemda Mimika. Namun Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Ir Syahrial, MM yang memimpin seminar di kantor Bappeda, Kamis (19/11) kemarin mengatakan hal ini akan disampaikan kepada Bupati untuk selanjutnya diambil kebijakan.

Syahrial menegaskan gedung SLB ini sangat urgen. Sebab SLB adalah sebuah lembaga pendidikan formal yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus dan diperlukan sarana dan prasarana yang dirancang khusus untuk membantu mereka mencapai potensi yang maksimal.

Lokasi gedung SLB saat ini dijelaskannya, berada di kawasan Gor Futsal untuk menunjang PON 2021 sehingga perlu direlokasi. Agar ketika pelaksanaan PON tidak menganggu proses belajar mengajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Dengan dibangunnya gedung baru, diharapkan dapat mewujudkan peserta didik berkebutuhan khusus yang berkembang secara optimal serta meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Mimika. Untuk itu Syahrial menekankan agar pembangunan harus direncanakan dan dirancang sebaik-baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan dari segi keamanan, biaya, kegunaan, bentuk arsitektur, struktur maupun jasa yang tersedia.

 

“Pembangunan gedung sekolah luar biasa diharapkan dapat mewujudkan peserta didik berkebutuhan khusus yang berkembang secara optimal, serta meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Seperti yang disampaikan pihak SLB bahwa saat ini jumlah murid ada 80 orang. Pihak SLB berharap gedung baru nantinya harus secara detail memenuhi standar bagi anak-anak berkebutuhan khusus.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *