oleh

PB PON XX Bidang Dua Gelar Rapat Kerja Dengan Sub Kluster

TIMIKA – PB PON XX Papua Tahun 2021 menggelar rapat kerja panitia Bidang II dengan Sub PB PON kluster Mimika di hotel Horison Ultimate, Sabtu (21/11) lalu.

Bidang II PB PON XX Papua meliputi pemasaran, TIK, SDM dan keamanan.

Rapat tersebut dihadiri oleh, Sekum PB PON XX Papua Elia I Loupatty, Ketua Harian PB PON Mimika, Marthen Paiding, Ketua II PB PON XX Papua 2021, Roy Letlora, wakil ketua II bidang pemasaran dan SDM PB PON Sub Mimika, Syahrial, Sekum PB PON Mimika, Cessar A. Tunya serta semua koordinator dan anggota bidang II.

Ketua Harian Sub PB PON Mimika, Marthen Paiding dalam sambutannya mengajak semua panitia PON XX, untuk bangun sinergi dalam rangka menyukseskan pelaksanaan PON nanti.

“Mari kita bersinergi bersama -sama membangun persepsi membangun kerja secara baik sehingga seluruh kegiatan pelaksanaan PON nantinya dapat berjalan dengn lancar,” ungkapnya.

Kata Marthen, tentunya yang diharapkan bahwa sebagai panitia yang diberi tugas pemda oleh negara, panitia dapat menjalankan tugas dengan baik. Dalam melayani para tamu para atlet dari seluruh indonesia. Sehingga Papua bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta dan untuk seluruh masyarakat indonesia.

“Kegiatan yang berkaitan dengan persiapan PON kita harus siapkan secara matang dan secara baik terutama kesiapan mental kita sebagai panitia,” terangnya.

Ia menuturkan, mensukseskan pelaksanaan PON itu ada di pundak panitia. Sehingga dapat menunaikan sukses penyelenggaraan,sukses prestasi, sukses administrasi ada di tangan panitia.

“Harapan kita dapat melaksanakan PON ini dengan baik segala perisapan kita ke depannya. Kita yang berada di sini hari ini harus menyamakan persepsi,” tuturnya.

Ia mengatakan, khususnya bidang II baik provinsi maupun kabupaten untuk secara bersama dalam menunaikan tugas dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama Sekum PB PON XX Papua, Elia Loupatty dalam sambutannya menyampaikan, rapat kerja tersebut dilaksanakan di setiap kluster penyelenggara untuk mematangkan segala persiapan dalam menyongsong PON XX mendatang.

Kata dia, bidang II membawahi bidang SDM, bidang TIK, bidang pemasaran dan bidang keamanan. Anggota bidang tersebut harus betul -betul menyiapkan dengan baik, dan harus berkoordinasi secara bersinergi karena tidak bisa lari masing-masing.

Ia menegaskan, untuk bidang pemasaran yang mesti diperhatikan adalah produk-produk yang akan dipakai. Artinya panitia tidak boleh menggunakan produk yang tidak ada kerja sama yang resmi dengan PB PON.

“Contoh hari ini untuk air mineral yang bermerek itu tidak bisa digunakan merek sembarangan. Artinya kita tidak boleh menggunakan prodak bermerek, yang belum memiliki kerja sama dengan kita,”tegasnya.

Lanjutnya, misalkan nanti untuk di venue tidak boleh ada barang merek yang tidak ada kerja sama, panitia wajib menggunakan produk yang merek kecuali ada kerja sama secara resmi sebagai sponsorship.

“Pak ketua harian Sub PB PON Mimika Kami harapkan saudara bisa melahirkan siapa sponsorship dari Mimika untuk PB PON nanti,” ungkapnya.

Sementara untuk SDM lanjutnya, memang ini yang banyak sekali dibutuhkan Sub PB PON Mimika sebagai kluster penyelenggara bagaimana mengakomodir semua anak muda di Timika untuk dapat dilibatkan.

“Untuk SDM saya berharap rekruitmen dari sini supaya anak muda di sini bisa diakomodir. Karena mereka yang akan bicara di 50 tahun berikutnya.
Karena mereka ini yang masih bisa bercerita bahwa pernah menjadi panitia PON pada 50 tahun yang akan datang kepada anak cucu mereka,” ucapnya.

Ia menuturkan, SDM bermacam- macam ada sifatnya profesional ada juga yang terlibat saja, artinya ditempatkan sesuai dengan kebutuhan. Tetapi intinya biarkanlah mereka anak-anak muda yang terlibat.

Kata dia sementara pada bidang TIK sepanjang sejarah perhelatan PON baru kali ini berbasis IT. Di Jawa Barat beberapa tahun lalu itu masih manual. Tetapi pelaksanaan PON di Papua ini sudah dengan sistem IT.

Ia mencontohkan selama ini technical handbook menjadi masalah besar. Karena dulu dari masing-masing provinsi baku sembunyi atlet mana yang mereka turunkan, tetapi dengan adanya sistem yang baru semua bisa diakses.Begitupun wasit, juri semua terdaftar secara online sistem termasuk rekan wartawan semua tercatat secara online system.

Ia menerangkan, karena nantinya yang bisa di area baik itu di venue atau tempat kegiatan lainnya yang punya ID card, dan ini juga nantinya bersangkutan dengan makan minum saat tiba di venue.

Jadi semuanya menggunakan online system. Wartawan juga meliput pasti mendaftar melalui website yang telah ditentukan.

Lanjutnya, sementara untuk bidang keamanan harus sesuai dengan protap yang ada. Karena semua yang masuk wajib memiliki ID Card. Jadi nantinya di pintu masuk akan diperiksa dengan ketat.

“Karena ini penyelenggaraan nasional kita tidak mau ada kecolongan, dan yang paling penting adalah prosedurnya jelas.
Jadi saya kira ini yang harus dibahas oleh teman-teman semua sehingga berlangsung dengan baik,”tuturnya.

“Saya rasa kemananan sini bisa diatur lebih baik. Saya tidak tahu peserta ke Timika ini apakah hanya lewat udara saja, atau juga ada yang lewat pintu laut. Kami harapkan agar semua kontingen senang saat berada disini, mereka datang senang dan pulang juga dengan senang,”

Ia menambahkan, karena falsafah torang bisa ini adalah bahwa kita bisa dalam segala hal.
“Dan untuk di kluster Mimika saya meyakini sekali teman-teman yang di pimpin bapa Bupati Mimika saya yakin kamu orang bisa,” paparnya.

“Untuk diketahui ada empat point yang mesti kita ingat yakni sukses penyelengaaran, sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses perekonomian.
Semoga kitorang semua punya semangat untuk menyukseskan pelaksanakan PON XX tahun 2021,” tukasnya.(itz).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *