oleh

Politisi Demokrat Minta Bupati Lantik 9 Kepala Kampung

TIMIKA – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura mengabulkan gugatan yang diajukan sembilan kepala kampung di Kabupaten Mimika yang diberhentikan Bupati Mimika.  Dalam amar putusan atas perkara Nomor 19/G/2020/PTUNJPR pada Selasa (17/11), majelis hakim PTUN Jayapura membatalkan Keputusan Bupati Mimika Nomor: 148 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Kampung pada Distrik di Kabupaten Mimika periode Tahun 2019-2025.

Terkait putusan PTUN ini, Politisi Partai Demokrat, Martinus Walilo di DPRD Mimika, Senin (23/11) mengatakan melalui putusan ini, bupati diharapkan dapat menindalanjutinya dengan melantik 9 kepala kampung tersebut.

“Kami harapkan bupati tindaklanjuti hasil putusan PTUN, karena dipilih rakyat, memenuhi syarat sesuai dengan mekanisme dan 9 kepala kampung ini bisa segera dilantik agar bisa menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Martinus menuding, 9 kepala kampung yang sebelumnya dilantik pada Februari lalu bukan hasil pemilihan masyarakat, tapi disinyalir ada unsur kepentingan.

Untuk diketahui, dari hasil pemilihan kepala kampung, ada sembilan nama yang mendapatkan suara terbanyak, masing- masing, Kepala Kampung Tunas Matoa,  Max Edward Yikwa, Kepala Kampung Walani, Ganditer Wakerkwa, Kepala Kampung Olaroa, Thomas Kum, Kepala Kampung Damai, Perius Ronald Murib,  Kepala Kampung Bintang, Lima Kiwe Wenda, Kepala Kampung Noselanop Johan Magal, Kepala Kampung Jongkogama John Beanal, Kepala Kampung Utikini II, Yokinus Murib dan Kepala Kampung Wangirja Alkius Kiwak.

Akan tetapi, sembilan kepala desa yang meraih suara terbanyak itu tidak dilantik menjadi kepala kampung. Melalui Surat Keputusan Bupati Mimika Nomor 149 tahun 2020 tertanggal  17 Februari 2020, Bupati melantik sembilan orang lain sebagai kepala kampung di Distrik Kwamki Narama. Di antara orang yang dilantik itu bahkan terdapat orang yang tidak ikut dalam pemilihan kepala kampung pada 9 Desember 2019. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *