oleh

Peluncuran Aplikasi SITOLAUT Pengiriman Lewat Tol Laut Semakin Mudah

TIMIKA – Untuk menekan disparitas harga di wilayah Indonesia timur terutama Papua, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan meluncurkan program tol laut. Kemudian dikembangkan lagi jembatan udara untuk distribusi barang kebutuhan prioritas sampai ke pedalaman.

Tol laut sudah berjalan berapa tahun belakangan dan berhasil menurunkan disparitas harga. Terutama di Mimika sebagai pusat tol laut di wilayah Papua bagian selatan. Dalam implementasinya tol laut adalah pengiriman logistik yang terjadwal dan rutin yang disubdisi oleh pemerintah melalui, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Para pelaku usaha kini bahkan semakin dimudahkan dengan diluncurkannya aplikasi Sistem Informasi Tol Laut (SITOLAUT) pada pekan ini. Sebagai pilot project, Kementerian Perhubungan mulai sosialisasikan aplikasi itu di Mimika kepada Pemda Mimika dan pelaku usaha.

Kasubdkt Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait, Kemenhub, Kapten Bharto Ari Raharjo, MM MMar kepada wartawan Rabu (25/11) kemarin menjelaskan sistem ini untuk mengakomodir dan memonitoring manajemen logistik yang dapat mendistribusikan logistik ke daerah-daerah di Indonesia.

Mimika kata Bharto akan menjadi pilot project penerapan multi moda transportasi yang terkoneksi dengan tol laut. Ini semua bisa diakses melalui aplikasi SITOLAUT. “Karena tol laut ini sekarang sudah berkolaborasi dengan multimoda artinya bisa juga melalui tol udara dan angkutan darat,” jelasnya.

Selain sosialisasi, kunjungan ke Timika untuk melakukan evaluasi implementasi tol laut. Terutama mendorong muatan balik yakni potensi Mimika dan Papua secara umum agar bisa dikirim ke luar wilayah Papua.

“Diharapkan bisa mendorong hasil- hasil bumi di bagian pedalaman bisa diekspor , sehingga kesejahteraan di wilayah pegunungan bukan hanya dari sisi konsumtif saja, tapi juga dari sisi eksplorasi dari sumber dayanya dikuatkan sehingga meningkatkan kesejahteraan yang ada di wilayah pedalaman,” terangnya.

Kehadiran tol laut ini juga disambut baik tokoh intelektual Papua, Frans Pigome. Menurutnya ini bisa menjadi peluang pagi putra-putri Papua untuk bisa mengembangkan usaha di bidang logistik. Karena memang sekarang ini usaha logistik cukup berkembang pesat. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *