oleh

Bulog Jamin Stok Beras Hingga Akhir Tahun

TIMIKA – Perum Bulog kantor cabang Timika menjamin persediaan stok beras untuk kebutuhan masyarakat, PNS maupun TNI dan Polri hingga akhir tahun. Kepala cabang Bulog Timika, Deni Racaman kepada Radar Timika saat ditemui di kantornya, Kamis (26/11) mengatakan, persediaan beras di Bulog Timika hingga saat ini mencapai 400 ton.

“Untuk stok beras yang ada sekarang ini masih aman,” katanya.

Ia menuturkan, 400 ton tersebut merupakan beras yang berasal dari Kabupaten Merauke, sehingga Bulog tidak lagi menunggu pasokan beras dari Jawa maupun Sulawesi.

Ia menyebutkan, stok yang ada sekarang ini yakni 400 ton. Dan diperkirakan mencukupi kebutuhan untuk dua bulan kedepan. Sembari menunggu pengiriman beras lagi dari Merauke untuk periode berikutnya.

“Jadi sekarang ini stok yang ada 400 ton, estimasi di bulan Desember mendatang bahwa akan ada pengiriman lagi dari Merauke. Sehingga dipastikan stok beras masih tetap aman,” tuturnya.

Kata dia, sampai bulan Februari nanti dipastikan ketersediaan beras di Bulog dipastikan aman. Ia menuturkan, untuk penyaluran itu tergantung permintaan dari yang bersangkutan. Misalkan untuk otonom nanti permintaannya biasanya tetap. Kalaupun  ada permintaan lebih palingan 100 sampai 200 kilogram.

“Jadi dari permintaan itu kita antisipasi maka dalam Desember mendatang akan ada lagi penyaluran beras ke Bulog Timika dari Merauke,” tukasnya.

Bulog Siap Mendukung Pasar Murah

Sementara itu, Bulog Timika menyatakan sesiapan melakukan Operasi Pasar (OP) guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Natal dan tahun baru 2021. Namun Deni Racaman belum mengetahui kapan operasi pasar akan dilaksanakan.

Kata dia, terkait dengan waktu pelaksanaan operasi pasar masih menunggu permintaan resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Kalau operasi pasar memang kita sudah persiapkan, tetapi kita masih menunggu. Karena biasanya dari Disperindag yang mengundang kita untuk pelaksanaan pasar murah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pada prinsipnya mereka masih menunggu petunjuk dari Disperindag. Apabila dalam waktu dekat ada pemberitahuan bahwa akan digelar pasar murah, maka Bulog menyatakan siap ikut terlibat di dalamnya.

“Kita berharap nanti selain beras kita juga punya stok gula dan minyak goreng, agar bisa dipasarkan saat pasar murah berlangsung,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *