oleh

Guru-Guru Diminta Kembali ke Distrik Mimika Timur Jauh

TIMIKA – Kepala Kampung Ayuka, Kristoforus Mitapo berharap guru-guru baik SD maupun SMP bisa kembali ke Distrik Mimika Timur Jauh, untuk memberikan pelajaran kepala siswa-siswi di kampung-kampung. Permintaan masyarakat ini sebut Kristoforus, dikarenakan selama masa pandemi Covid-19 sejak Maret lalu anak-anak di Distrik Mimika Timur Jauh khususnya kampung Ayuka sama sekali tidak beraktivitas dalam kegiatan belajar.

Jika di dalam kota Timika, anak-anak tetap bisa beraktivitas dengan belajar online dari rumah, menurut Kristoforus, Senin (30/11), mengapa ini tidak bisa dilakukan dengan metode lain di Kampung Ayuka.

Walaupun sarana telekomunikasi seperti handphone memang tidak dimiliki oleh kebanyakan anak-anak Ayuka. Namun menurutnya hal ini tidak dijadikan alasan guru-guru untuk meninggalkan kampung dan berbulan-bulan lamanya anak-anak hanya bermain setiap hari.

“Masyarakat  berharap anak-anak kami ini tetap belajar seperti anak-anak di kota, biar tidak ada hp, tapi ini jangan jadi alasan guru kembali ke kota lalu tidak ada aktivitas untuk anak-anak kami,” ujar Kristoforus.

Dikatakannya lagi, ia sangat menyayangkan kurangnya perhatian Dinas Pendidikan sebab sampai saat ini tidak ada satu pun guru yang diturunkan ke kampung Ayuka selama masa pandemi ini.

Anak-anak di Ayuka sebut Kristiforus, juga mempunyai hak seperti anak-anak di kota yang tetap belajar dari rumah. Di Kampung Ayuka sendiri kata Kristoforus, ada fasilitas perumahan untuk guru, namun rumah ini kosong beberapa bulan karena mereka ada di kota.

“Ada rumah guru, tapi kosong karena mereka naik ke kota. Kami harap Dinas Pendidikan perhatikan ini, anak kami sudah tidak belajar mau satu tahun ini,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *