oleh

Rencana Pembangunan Gedung Baru Disdukcapil Butuh Rp 30 Miliar

TIMIKA – Tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menyusun setidaknya tujuh perencanaan pembangunan gedung kantor baru untuk tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), salah satunya kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Disdukcapil yang bertugas melayani dokumen kependudukan dinilai sangat membutuhkan gedung baru lantaran gedung saat ini tidak representatif. Untuk pembangunan gedung yang dirancang tiga lantai itu, ditaksir membutuhkan biaya sebesar Rp 30 miliar. Itu berdasarkan hasil perhitungan tim konsultan yang dipaparkan dalam seminar akhir pada Senin (30/11) lalu.

Lokasi kantor baru Disdukcapil nantinya berada di lahan yang saat ini terdapat gudang aset Pemda Mimika di Jalan Cenderawasih tepatnya di sebelah kanan kantor BPR Irian Sentosa. Gedung dirancang tiga lantai. Terdiri dari lantai dasar untuk basement, lantai 1 untuk sebagai ruang pelayanan dan lantai dua untuk kantor.

Ukuran gedung 36×30 meter yang akan dibangun di atas lahan berukuran 45,4 x 70 meter. Gudang aset Pemda tidak akan dibongkar karena kantor Disdukcapil berada di bagian depan. Hanya saja tempat parkir bus akan dibongkar dan dipindahkan.

Kepala Dinas Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo yang hadir dalam seminar akhir memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati atas kebijakannya berencana membangun gedung kantor baru. “Memang kalau kita lihat saat ini tidak representative apalagi dengan adanya pandemic Covid-19,” ujarnya.

Ia berharap ini tidak sebatas perencanaan tapi bisa direalisasikan sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dari sisi kualitas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

Selama ini ditambahkan Slamet, ruang pelayanan Dukcapil disorot oleh masyarakat karena keterbatasan ruangan. Tingkat kunjungan yang tinggi tidak mampu menampung seluruhnya sehingga harus antri diluar. Bahkan terkadang masyarakat membandingkan dengan anggaran Mimika yang cukup besar tapi tidak dirasakan lewat pelayanan. “Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dimulai dan selesai sebelum akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati,” terangnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *