oleh

Kejaksaan Musnahkan Barang Bukti dari 44 Perkara Dari Narkotika Hingga Sajam

TIMIKA – Kejaksaan Negeri Mimika memusnahkan ratusan barang bukti dari berbagai perkara, yang sudah diputus kasusnya oleh Pengadilan Negeri Klas II B Kota Timika. Barang bukti tersebut diungkapkan berasal dari 40-an perkara yang disidangkan sejak Tahun 2017 hingga 2020.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Mimika, Roy Andhika Stevanus Sembiring melalui Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Fritz Arthur Gerald menyatakan, barang bukti berasal yang dimusnahkan berasal dari kasus narkotika, amunisi, pangan, hak cipta penyiaran, perjudian, hingga perkara penganiayaan atau senjata tajam.

“Total barang ini sangat banyak. Kalau untuk total perkara ada 44. Yang mana perkaranya sudah mempunyai hukum tetap atau sudah inkrah,” ujanya.

“Berdasarkan putusan pengadilan, barang tersebut dirampas untuk dimusnahkan, sehingga sebagai jaksa selaku eksekutor berdasarkan undang-undang kami melakukan pemusnahan,” sambung Fritz Gerald.

Ia menyampaikan pula, barang bukti yang dimusnahkan didominasi perkara yang berasal dari Tahun 2020 ini.

“Itupun masih sebagian. Karena sebagainnya masih dalam proses persidangan sehingga barang buktinya belum bisa kita eksekusi. Ditambah, sebagian perkara yang berasal dari Tahun 2019 lalu hingga 2017 silam,” jelasnya.

Khusus untuk narkotika jenis Sabu, ia mengungkapkan jumlah keseluruhan yang dimusnahkan mencapai 45 gram. Di mana sebagian besar juga sudah dimusnahkan, saat suatu perkara masih dalam proses penyidikan dan pada saat pembuktian di persidangan di mana pemusnahannya dilakukan kemarin.

Pemusnahan barang bukti yang dilakukan tersebut diungkapnya merupakan yang kedua kali. Untuk tahun 2020 ini, Kejari sempat melakukan pemusnahan barang bukti serupa pada 22 Juli 2020 silam yang bersamaan dengan Ulang Tahun Kejaksaan.

Disebut Arthur pula, yang cukup mendominasi ialah pemusnahan barang bukti amunisi. Dimana kasus tersebut mendominasi pada tahun 2019 lalu.

Salah satu perkara amunisi yang barang buktinya dimusnahkan kemarin ialah kasus yang melibatkan terpidana Titus Hermawan Sulistyo, yang dalam catatan pengadilan dipidana penjara selama 11 (sebelas) bulan. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *