oleh

Dishub Perlu Anggarkan Perawatan Halte-halte di Timika

TIMIKA – Dinas Perhubungan (Dishub) perlu mengalokasikan anggaran untuk perawatan sejumlah halte yang ada di seputaran Kota Timika. Halte-halte yang sudah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit ini perlu dirawat, agar bisa difungsikan dalam jangka waktu lama untuk kepentingan transportasi darat.

Politisi Perindo, Samuel Bunay, Rabu (9/12) mengatakan pemerintah diharapkan tidak hanya mengalokasikan anggaran untuk membangun proyek fisik saja, namun lupa untuk merawat fasilitas publik yang sudah dibangun ini.

“Jangan hanya bangun-bangun saja, tapi tidak ada anggaran juga untuk perawatan, nanti rusak baru bangun baru lagi. Ini kan buang-buang anggaran besar. Lebih baik ada anggaran tetap untuk perawatan sehingga barang ini bisa awet,” jelasnya.

Dikatakan Anggota Komisi C ini, dinas-dinas yang membangun proyek fisik harus mempunyai perencanaan yang matang untuk membangun fasilitas publik.

Salah satu fasilitas fisik yang harus diperhatikan ini adalah halte untuk lokasi pemberhentian taksi-taksi umum di seputaran Kota Timika. Selama ini, dinas-dinas sebutnya hanya asal membangun tanpa melihat bagaimana cara perawatan sehingga manfaatnya bisa lebih panjang.

“Dinas-dinas harus punya proyeksi yang panjang kedepan, jangan hanya bangun saja, kalau mau bermanfaat lebih panjang harus ada biaya perawatanya,” sebutnya.

Dikatakan Samuel, salah satu halte yang paling menarik perhatiannya adalah halte di Pasar Sentral. Halte ini sudah sangat lama dibangun, namun kini cukup sepi. Selain karena kini masyarakat sudah banyak yang memiliki kendaraan sendiri, faktor lain yang mengurangi minat masyarakat mengunjungi halte dikarenakan kondisinya kurang nyaman. Untuk itulah, Samuel meminta agar pemerintah bisa memperhatikan kondisi halte di Timika, sehingga kedepannya bisa lebih nyaman digunakan baik bagi pengendara taksi maupun masyarakat.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *