oleh

Fraksi Gabungan Mimika Bangkit Soroti Minimnya Dana Vaksin Covid-19

TIMIKA – Fraksi gabungan Mimika Bangkit DPRD Mimika menyoroti minimnya alokasi dana belanja vaksin Covid-19 dalam APBD 2021, yang diperkirakan hanya meng-cover 10 ribu penduduk, sedangkan di Kabupaten Mimika terdata berjumlah 250 ribu lebih penduduk.

Ketua Fraksi Mimika Bangkit DPRD Mimika Leonardus Kocu, Kamis (16/12) mengatakan pihaknya mengkhawatirkan potensi gelombang tsunami pandemi Covid-19 mengancam Kabupaten Mimika, pasca dua iven akbar yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan Pesta Paduan Suara Gerejawi Pesparawi 18 se-Tanah Papua.

Sorotan Fraksi Mimika Bangkit lantaran alokasi anggaran untuk belanja Vaksin Covid-19 yang minim.
Legislator asal Perindo itu menjelaskan, dalam RAPBD yang telah disepakati dalam Paripurna 4 Masa Sidang 1 pada 12 Desember, diketahui bahwa dana untuk pos anggaran belanja Vaksin Covid-19 hanya senilai Rp 9,9 miliar, yang terbagi pada pos belanja Dinas Kesehatan sebesar Rp 1,1 miliar lebih dan pada pos Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebesar Rp 8,8 miliar lebih.

Nilai itu dinilainya tidak cukup untuk warga Mimika. Dengan dana Rp 10 miliar diperkirakan hanya untuk menyediakan vaksin bagi 10 ribu penduduk atau 4 persen dari keseluruhan penduduk Mimika yang berjumlah 250 ribu lebih jiwa (sesuai data BPS 2020). Dengan perhitungan satu vaksin seharga Rp 1 juta, maka seharusnya pemerintah menganggarkan Rp 250 miliar lebih dalam APBD 2021 ini untuk mencover semua warga, atau paling tidak bisa menganggarkan untuk 80 sampai 90 persen penduduk Mimika.

“Dengan hanya menganggarkan 10 miliar kurang di APBD tahun depan, maka pemerintah telah merencanakan ‘Gelombang Tsunami Covid-19’ di tahun 2021,” tegasnya.

Ketua Fraksi Mimika Bangkit menambahkan, tanda-tanda gelombang tsunami Covid-19 nantinya adalah sarana dan prasarana kesehatan yang terbatas, anggaran pembelian vaksin yang terbatas, tenaga medis yang terbatas, dan sistem pengendalian Covid-19 yang tidak maksimal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *